Silat Hulu Menunggu Keadilan Pembangunan, Bukan Sekadar Janji Politik

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID ||  Hampir tiga dekade Kabupaten Kapuas Hulu terus melangkah dalam pembangunan. Berbagai program telah dijalankan, berbagai pemimpin telah datang dan berganti, serta berbagai janji pembangunan terus disampaikan kepada masyarakat.

Namun hingga hari ini, masih ada satu pertanyaan yang terus muncul dari masyarakat Kecamatan Silat Hulu: kapan pembangunan yang adil dan merata benar-benar hadir di daerah kami?

Sebagai salah satu kecamatan yang memiliki wilayah luas dan potensi besar, Silat Hulu seharusnya menjadi bagian penting dalam arah pembangunan Kabupaten Kapuas Hulu. Namun kenyataan yang dirasakan masyarakat di lapangan masih jauh dari harapan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan utama masyarakat masih membutuhkan perhatian serius, mulai dari jalan, jembatan, hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Masyarakat tidak menuntut kemewahan. Mereka hanya menginginkan hak yang sama seperti masyarakat di kecamatan lain.

Mereka ingin menikmati akses transportasi yang layak, pelayanan publik yang memadai, serta pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat pedalaman.

Yang menjadi pertanyaan besar saat ini adalah, mengapa hingga sekarang Silat Hulu masih terlihat tertinggal, padahal daerah ini memiliki perwakilan rakyat yang cukup banyak di lembaga legislatif?

Saat ini terdapat enam anggota DPRD yang berasal dari daerah pemilihan yang mencakup wilayah Silat Hulu dan sekitarnya.

Kehadiran mereka tentu membawa harapan besar bagi masyarakat. Banyak warga percaya bahwa putra-putra daerah yang dipercaya menduduki kursi legislatif akan menjadi jembatan aspirasi masyarakat serta memperjuangkan pembangunan yang selama ini dinantikan.Namun hingga saat ini, sebagian masyarakat masih merasa belum melihat perubahan yang signifikan.

Berbagai persoalan yang selama bertahun-tahun disampaikan masih terus menjadi keluhan yang sama. Akibatnya, muncul pertanyaan dan kegelisahan di tengah masyarakat mengenai sejauh mana aspirasi masyarakat Silat Hulu telah diperjuangkan.

Masyarakat berharap para wakil rakyat tidak hanya hadir saat masa kampanye atau ketika membutuhkan dukungan politik.

Lebih dari itu, masyarakat ingin melihat keberpihakan nyata melalui program pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Baca Juga:  Kantor Desa Kosong Saat dimintai Klarifikasi DD Rp.1,7 Miliar 2024-2025. Suryaka S.Pd, kades 3 periode, belum beri jawaban._

Silat Hulu tidak membutuhkan janji baru. Yang dibutuhkan adalah realisasi dari berbagai harapan yang selama ini telah disampaikan. Sebab masyarakat sudah terlalu sering mendengar rencana, tetapi masih menunggu bukti nyata di lapangan.

Tidak sedikit warga yang merasa bahwa Silat Hulu selama ini hanya menjadi penonton dalam arus pembangunan daerah.

Ketika kecamatan lain terus berkembang, masyarakat Silat Hulu masih harus berjuang menghadapi berbagai keterbatasan yang seharusnya sudah lama mendapat perhatian serius.

Padahal, pembangunan yang berkeadilan bukanlah pembangunan yang hanya terpusat pada wilayah tertentu.

Pembangunan yang berkeadilan adalah pembangunan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang letak geografis maupun kedekatan dengan pusat kekuasaan.

Masyarakat Silat Hulu tidak ingin terus dianggap sebagai daerah pelengkap dalam perencanaan pembangunan. Mereka ingin menjadi bagian dari kemajuan daerah yang sesungguhnya.

Mereka ingin merasakan bahwa pemerintah daerah dan para wakil rakyat benar-benar hadir untuk seluruh masyarakat, bukan hanya untuk kelompok atau kepentingan tertentu.

Hari ini, suara masyarakat Silat Hulu bukanlah suara kemarahan, melainkan suara harapan. Harapan agar enam wakil rakyat yang telah dipercaya masyarakat dapat lebih kuat memperjuangkan aspirasi daerahnya.

Harapan agar pemerintah daerah lebih serius melihat kondisi yang dihadapi masyarakat. Dan harapan agar pembangunan tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar hadir dalam bentuk jalan yang layak, jembatan yang berfungsi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Karena pada akhirnya, masyarakat Silat Hulu tidak meminta untuk diistimewakan. Mereka hanya meminta keadilan, pemerataan, dan perhatian yang sama sebagai bagian dari Kabupaten Kapuas Hulu.

Sebab kemajuan daerah yang sesungguhnya adalah ketika tidak ada lagi masyarakat yang merasa tertinggal, tidak ada lagi wilayah yang merasa dianaktirikan, dan tidak ada lagi kecamatan yang hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri.

 

 

Repoter didy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLRES OGAN ILIR BERSAMA POLSEK MUARA KUANG GELAR PRESS RELEASE PENGUNGKAPAN KASUS PEMBUNUHAN BERENCANA, TERUNGKAP MOTIF PELAKU NEKAT HABISI KORBAN*
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT Jadi Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi MBG
SPMB Jabar 2026 Didesak Diusut Tuntas, Masyarakat Soroti Kekacauan Sistem dan Pelayanan
EFISIENSI BAGI PEJABAT, KESEJAHTERAAN BAGI RAKYAT: MAHASISWA MENGGUGAT PRIORITAS ANGGARAN NEGARA
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Banjit Gelar Bakti Religi di Pura Tangkas Kori Agung
Silat Hulu Menanti Keadilan Pembangunan: Saatnya Bukti Nyata, Bukan Sekadar Janji
Silat Hulu Menunggu Keadilan Pembangunan, Bukan Sekadar Janji Politik
GRAIDER Hadir di Bandung: Beri Edukasi Otomotif untuk Pengguna Motor 2-Tak dan Matik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:12 WIB

POLRES OGAN ILIR BERSAMA POLSEK MUARA KUANG GELAR PRESS RELEASE PENGUNGKAPAN KASUS PEMBUNUHAN BERENCANA, TERUNGKAP MOTIF PELAKU NEKAT HABISI KORBAN*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:08 WIB

Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT Jadi Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi MBG

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:55 WIB

SPMB Jabar 2026 Didesak Diusut Tuntas, Masyarakat Soroti Kekacauan Sistem dan Pelayanan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:48 WIB

EFISIENSI BAGI PEJABAT, KESEJAHTERAAN BAGI RAKYAT: MAHASISWA MENGGUGAT PRIORITAS ANGGARAN NEGARA

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:30 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Banjit Gelar Bakti Religi di Pura Tangkas Kori Agung

Berita Terbaru