Helikopter dan Tank Baja Jadi Ikon Baru Kabupaten Bandung, Simbol Pengabdian Prajurit untuk Negeri

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID, 11 Juni 2026 — Kabupaten Bandung kini memiliki landmark baru yang sarat nilai sejarah dan patriotisme. Sebuah monumen yang menampilkan helikopter dan tank baja resmi berdiri di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Bandung, menghadirkan ruang edukasi sekaligus destinasi rekreasi bagi masyarakat.

Monumen tersebut tidak hanya menawarkan daya tarik visual, tetapi juga menyimpan makna mendalam tentang perjuangan dan pengabdian para prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kehadiran helikopter dan kendaraan tempur yang pernah digunakan dalam tugas kedinasan menjadikan lokasi ini sebagai pengingat nyata atas peran strategis TNI dalam menjaga keamanan bangsa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan konstruksi yang kokoh dan penataan yang representatif, monumen ini menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah pertahanan negara.

Di tengah perkembangan zaman, keberadaannya diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya semangat bela negara, disiplin, dan rasa cinta tanah air.

Tak butuh waktu lama, monumen tersebut langsung menjadi magnet baru bagi masyarakat. Sejak diperkenalkan kepada publik, warga dari berbagai kalangan berdatangan untuk melihat lebih dekat, mengabadikan momen, hingga mengenalkan anak-anak mereka pada berbagai alat utama sistem persenjataan yang selama ini hanya dikenal melalui buku atau media digital.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Gugat Nalar BUMN: Rugi Dipikul Negara, Laba Mengalir ke Siapa?

Selain mempercantik kawasan pemerintahan, monumen ini juga memiliki fungsi edukatif yang kuat.

Pengunjung dapat memperoleh gambaran mengenai perkembangan teknologi pertahanan Indonesia serta memahami bagaimana peralatan militer berperan dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional.

“Monumen seperti ini sangat positif. Selain menjadi sarana rekreasi, juga memberikan pengetahuan kepada masyarakat, terutama anak-anak, tentang perjuangan dan alat pertahanan yang dimiliki negara,” ungkap salah seorang pengunjung.

Dengan dibukanya monumen ini untuk umum tanpa biaya masuk, Kabupaten Bandung menambah satu lagi ruang publik yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menanamkan nilai sejarah, nasionalisme, dan penghargaan terhadap jasa para prajurit yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru