*KH Ma’ruf Amin & Menteri Agama Resmikan Berdirinya Formula Santri

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id
JAKARTA- 23 Oktober 2025 — Menyambut Hari Santri Nasional 2025 Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin dan Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, meresmikan berdirinya Forum Musyawarah Ulama & Santri (FORMULA SANTRI) di Aula PKU-MI, Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Formula Santri merupakan gagasan mulia dari Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin yang bertujuan untuk membangun konektivitas sekaligus penguatan peran ulama, kiai, cendikiawan muslim dan santri untuk menjawab tantangan global mukti sektoral. Bukan semata urusan keislamaan tapi juga kebangsaan, pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya.

“Kiai harus lebih mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara. Mencerahkan pemikiran masyarakat di era post thruth atau saya mengebutnya zamanul iltibas. Zaman penuh kesamaran, distrupsi dan hoax. Formula Santri bukan ormas atau afiliasi politik. Tapi, tempat mudzakarah dan berkumpulnya ulama, kiai, dan para santri untuk membahas permasalahan yang terjadi di masyarakat agar tidak tersesat,” kata KH. Ma’ruf Amin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut KH. Ma’ruf Amin menegaskan bahwa Formula Santri tempat bersilaturrahim kiai lintas generasi dan lintas organisasi. Bukan hanya Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah saja, tapi semuanya. “Ulama, kiai, dan santri harus menjadi fail, bukan maf’ul bihi. Memberikan pencerahan kepada masyarakat dalam berbagai sendi kehidupan,” ucap KH. Ma’ruf Amin.

Sementara Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menyambut baik hadirnya Formula Santri. “Formula Santri semoga bisa memberikan pencerahan kepada umat tentang Islam washatiyah,” kata Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar. “Semakin banyak ulama, kiai, dan santri yang turun langsung membersamai umat, maka akan menghadirkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman, damai, tentram, dan sejahtera.”

Baca Juga:  Bupati Lepas 445 Calon Jemaah Haji Kabupaten Bandung

Selain Wakil Presiden ke-13 dan Menteri Agama, hadir pula dalam deklarasi Formula Santri, para ulama dan kiai seperti KH. Mahfudz Asirun, KH. Muhiddin Ishaq, KH Yazid Romli, KH. Sholihin, KH. Ismail Ishaq, KH. Marhusin Arsy, KH. Murtadhih, KH. Yusuf Akbar, KH. Lukman Hakim Zainuddin; KH. Rusydi, Lc, KH. Ali Mahfud, MA, KH, Ahmad Ibnu Abidin, Lc, KH. Nasihin Zain, KH. Abdul Manan Ghani, KH. Anshori Yaqub, KH. Hanbali Usman, KH. Dedi Supriyadi Muchtar, KH. Huryani Darif, KH. Ibrahim Karim, dan KH. Soleh Ashri.

Ketua Formula Santri, Dr. KH. Arif Fahrudin bersama KH. Dr. Irfan Zindy membacakan lima butir deklarasi:

1. Meneguhkan ukhuwah dan persaudaraan, lintas pesantren dan lintas generasi, dalam rel Ahlus Sunnah wal Jamaah;
2. Menghidupkan tradisi keilmuan dan adab, sebagaimana diwariskan oleh para guru dan salafus shalih.
3. Menjawab tantangan zaman dengan panduan Al-Qur’an, Sunnah, dan kebijaksanaan turats Islam Nusantara.
4. Mendorong kemandirian santri, agar mampu menjadi pelita masyarakat dalam dakwah, pendidikan, dan ekonomi umat.
5. Menjaga marwah ulama dan pesantren, sebagai benteng aqidah, akhlak, dan kemuliaan bangsa.

“Formula Santri bukan sekadar wadah, melainkan gerakan hati dan pikiran, untuk menghidupkan kembali ruh keislaman di tengah umat,” kata Dr. KH. Arif Fahrudin. “Formula Santri bergerak untuk umat, bangsa dan negara untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang berakhlak dan beradab dalam bingkai Indonesia.”
***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SINERGITAS POLRI DAN ULAMA, KAPOLRES CIMAHI GELAR SILATURAHMI DENGAN DA’I KAMTIBMAS DI MASJID JAMI DARUL MUTTAQIN
Peringatan Maulid Nabi 1448 H DKM Al-Muttaqin, Wabup Pesawaran Ajak ASN Teladani Akhlak Rasulullah dalam Pelayanan
Maulid Nabi di Desa Bindu: Warga Perkuat Silaturahmi dan Teladani Akhlak Rasulullah
Tutup MTQ Ke-45 Lampung Utara, Wabup Romli Tegaskan Komitmen Mencetak Generasi Qur’ani
‎Baitul Arqam 2026: Meneguhkan Ideologi Menguatkan Kepemimpinan Mencerahkan Peradaban
Pondok Pesantren Yamisa Soreang Menggelar Tabligh Akbar Dalam Rangka IHTIFALUSSANAWI KE-58
Madrasah Nurul Ikhlas Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim Sambut Tahun Baru Islam 1448 H
Momentum 1 Muharram: Awal Tahun Baru Islam, Waktu Tepat untuk Berhijrah dan Memperbaiki Diri
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:12 WIB

SINERGITAS POLRI DAN ULAMA, KAPOLRES CIMAHI GELAR SILATURAHMI DENGAN DA’I KAMTIBMAS DI MASJID JAMI DARUL MUTTAQIN

Rabu, 9 September 2026 - 12:59 WIB

Peringatan Maulid Nabi 1448 H DKM Al-Muttaqin, Wabup Pesawaran Ajak ASN Teladani Akhlak Rasulullah dalam Pelayanan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Maulid Nabi di Desa Bindu: Warga Perkuat Silaturahmi dan Teladani Akhlak Rasulullah

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:15 WIB

Tutup MTQ Ke-45 Lampung Utara, Wabup Romli Tegaskan Komitmen Mencetak Generasi Qur’ani

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:54 WIB

‎Baitul Arqam 2026: Meneguhkan Ideologi Menguatkan Kepemimpinan Mencerahkan Peradaban

Berita Terbaru

Uncategorized

Cara Bedain Bos yang Jenius dan Bos yang

Sabtu, 26 Sep 2026 - 04:25 WIB