*Cerita Baik atau Buruk*

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompas1.id
Oleh : Idat Mustari**

“Dunia ini panggung sandiwara
Ceritanya mudah berubah
Kisah Mahabrata
Atau tragedi dari Yunani”
Sepenggal lirik nyanyian Achmad Albar dari judul Panggung Sandiwara. Yang namanya sandiwara pasti di dalamnya ada cerita. Setiap dari kita punya peran disetiap cerita kehidupan.

Setiap orang hidup dari cerita satu ke cerita yang lain. Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari, pekan demi pekan, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun adalah jalinan cerita dalam hidup ini. Dan cerita hidup setiap orang pun berakhir setelah meninggalkan dunia ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada manusia-manusia yang  cerita hidupnya menjadi kenangan indah. Menjadi cerita yang baik setelah kematiannya. Yang meninggalkan warisan terbaik—bukan berupa harta, melainkan cerita hidup (sejarah) yang harum, inspiratif, dan menjadi pelita bagi generasi setelahnya.

Seperti para Nabi, para wali. Bahkan karena banyak orang berziarah ke makamnya (kuburan) membawa dampak ekonomi bagi penduduk sekitarnya. Setelah mati pun menebarkan keberkahan bagi mereka yang masih hidup. Seperti pepatah Arab ” _Banyak orang yang sudah mati, namun namanya tetap_ _hidup. Dan banyak orang yang masih hidup, namun_ _namanya sudah mati.”_

Begitupun kita diberi pelajaran oleh Allah tentang cerita buruk seorang manusia dikarenakan tabiat buruknya yakni Fir’aun. Fir’aun menjadi simbol absolut dari kezaliman, kesombongan, dan penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power).

Baca Juga:  KSP Perkuat Pengawasan MBG, Pastikan Tata Kelola Tepat Sasaran dan Berkualitas

Saking betapa buruknya Fir’aun, rasa-rasanya tak ada seorang ayah yang rela memberi nama anaknya Fir’aun. Bahkan kata fir’aun dalam konteks sosial dan keagamaan, sering dijadikan kiasan (metafora) untuk menggambarkan perilaku atau sifat negatif yang ekstrem. Orang pun tersinggung—marah jika dijuluki Fir’aun.

Lantas bagaimana dengan kita ?

Cerita hidup kita pun demikian, bisa jadi cerita yang baik atau buruk. Kita lah yang memilih cerita apa yang akan kita tulis. Andaikan kita pernah menulis cerita buruk, tak ada kata terlambat untuk menulis di lembaran baru sebuah cerita baik. Ingatlah, cerita baik itu bukan dari apa yang kita miliki, tapi bagaimana membuat orang lain merasa dihargai. Dari senyum yang kita berikan, dari pelukan hangat di hari-hari sulit, atau dari kata-kata sederhana yang menginpirasi seseorang untuk tumbuh berkembang.

Pasti satu saat nanti kita akan berpisah dengan dunia ini. Kita akan jadi cerita bagi orang lain, karena itu tulislah dengan kebaikan dan cinta. Berdoalah dengan doa Ibrahim as, sosok manusia yang disebut, diceritakan baik oleh manusia dari sejak kematiannya berabad-abad lamanya. “Jadikanlah aku sebagai buah tutur yang baik bagi orang-orang sepeninggalku” (QS. Asy-Syuara : 84)

Wallahu’alam, Semoga Bermanfaat

**Ketua DKM Masjid Al-Ihklas Istana Kawaluyaan Indahdan Komisaris BUMD Kab Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, CV Berkah Tenaga Muda, dan CV Reskindo Wasa Disorot Soal Dugaan Pelanggaran K3 Proyek TKNP II Gedeg (Part 1)
“KAPOLRES MINSEL AKBP DAVID CANDRA BABEGA MELAYAT KE RUMAH DUKA BRIPKA CHRISTY RIA PANGARIBUAN
Gudang Produksi Kusen Kayu di Bayongbong Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta
Prabowo Lantik Kepala Badan Gizi Nasional dan Pimpinan URI, Perkuat Program Gizi serta Cetak SDM Unggul
Kantah Dukung Kebijakan Layanan Balik Nama Sertipikat Lebih Cepat dan Pasti
Wakil Gubernur DIY Apresiasi Capaian PGRI dalam Mengawal Pendanaan Pendidikan dan Pengembangan Kompetensi Guru
Bupati Hamartoni Pacu Penataan Kotabumi, Targetkan Kota Lebih Modern dan Berkelanjutan Lewat RDTR 2046
Rumah Panggung Milik Buruh Tani di Garut Hangus Terbakar, Polisi Lakukan Olah TKP dan Imbau Waspada
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:59 WIB

Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, CV Berkah Tenaga Muda, dan CV Reskindo Wasa Disorot Soal Dugaan Pelanggaran K3 Proyek TKNP II Gedeg (Part 1)

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:49 WIB

“KAPOLRES MINSEL AKBP DAVID CANDRA BABEGA MELAYAT KE RUMAH DUKA BRIPKA CHRISTY RIA PANGARIBUAN

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:00 WIB

Prabowo Lantik Kepala Badan Gizi Nasional dan Pimpinan URI, Perkuat Program Gizi serta Cetak SDM Unggul

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:27 WIB

Kantah Dukung Kebijakan Layanan Balik Nama Sertipikat Lebih Cepat dan Pasti

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:34 WIB

Wakil Gubernur DIY Apresiasi Capaian PGRI dalam Mengawal Pendanaan Pendidikan dan Pengembangan Kompetensi Guru

Berita Terbaru