Puskesmas Suro Makmur Disorot, Korban Laka Dievakuasi Mobil MBG

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id
Kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan ambulans Puskesmas Suro Makmur memuncak setelah dua siswi SMP Negeri 1 Suro Makmur korban kecelakaan diduga terlantar hingga sekitar 25 menit tanpa bantuan ambulans, Jumat (22/5/2026).

‎Warga mengaku telah berulang kali menghubungi sopir ambulans Puskesmas Suro Makmur sesaat setelah kecelakaan terjadi. Namun ambulans yang diharapkan datang untuk mengevakuasi korban tak kunjung muncul.

‎Akibat lambannya respons tersebut, warga akhirnya terpaksa meminta bantuan mobil MBG yang kebetulan sedang bertugas mengutip ompreng untuk membawa korban mendapatkan pertolongan medis.

‎Peristiwa kecelakaan itu terjadi di Simpang Keras, Desa Siompin, Kecamatan Suro Makmur, Kabupaten Aceh Singkil.

‎Salah satu korban diketahui bernama Silfa, anak dari almarhum Faisal Buang Menalu, warga Desa Keras. Korban dikabarkan dalam kondisi kritis dan telah dirujuk ke RSUD Subulussalam.
‎Sementara korban lainnya, Tina br Manik, saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Suro Makmur.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti kronologis kecelakaan karena belum ada pihak yang berhasil dikonfirmasi di lokasi kejadian.

‎Kemarahan warga bukan tanpa alasan. Mereka menilai ambulans puskesmas seharusnya menjadi layanan darurat yang siap siaga kapan saja dibutuhkan masyarakat, terutama dalam situasi kecelakaan yang menyangkut keselamatan nyawa.

‎“Kalau tenaga medis di puskesmas kami akui cepat dan sigap menangani korban. Tapi soal ambulans ini sangat mengecewakan,” ujar salah seorang warga Desa Keras.

‎Warga dan pihak keluarga korban meminta Kepala Puskesmas Suro Makmur segera melakukan evaluasi dan menindak tegas sopir ambulans agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

‎Menurut warga, keterlambatan ambulans dalam situasi darurat dapat berdampak fatal bagi keselamatan korban yang membutuhkan penanganan cepat.(SB)

Baca Juga:  RILIS PANDANGAN: SUARA MASYARAKAT DI BALIK PERTANYAAN PUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Kian Diperhitungkan Dunia, Diplomasi Presiden Prabowo Perkuat Posisi Strategis di Panggung Global
Bupati Lampung Utara dan Baznas Salurkan Zakat untuk Wujudkan Kepedulian dan Kesejahteraan Masyarakat
Haul Makam Ki Kojopati Jadi Momentum Doa Bersama dan Pelestarian Tradisi Leluhur di Tambakrejo
Pokja BASN Jadi Garda Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan
*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*
‎365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:05 WIB

Indonesia Kian Diperhitungkan Dunia, Diplomasi Presiden Prabowo Perkuat Posisi Strategis di Panggung Global

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:56 WIB

Bupati Lampung Utara dan Baznas Salurkan Zakat untuk Wujudkan Kepedulian dan Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:35 WIB

Haul Makam Ki Kojopati Jadi Momentum Doa Bersama dan Pelestarian Tradisi Leluhur di Tambakrejo

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:44 WIB

Pokja BASN Jadi Garda Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:40 WIB

Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat

Berita Terbaru