Wacana Baru Jawa Barat: Antara Hapus Pajak Kendaraan dan Jalan Berbayar

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Bandung, 13 Mei 2026 – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melontarkan gagasan strategis yang memantik perbincangan luas di kalangan publik. Melalui akun Instagram pribadinya hari ini, ia mengumumkan rencana besar untuk menghapus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan menggantinya sepenuhnya dengan sistem jalan berbayar. Langkah ini digagas sebagai upaya transformasi pengelolaan transportasi dan pendanaan infrastruktur di seluruh wilayah Jawa Barat.

Menurut Dedi Mulyadi, perubahan ini didasari prinsip keadilan dalam penggunaan fasilitas umum. Ia menilai sistem jalan berbayar jauh lebih adil dibandingkan pemungutan pajak kendaraan yang didasarkan pada kepemilikan aset semata. Inti dari kebijakan ini adalah pergeseran pola pembayaran: dari wajib bayar karena punya kendaraan, menjadi bayar hanya saat menggunakan jalan.

Ada tiga poin utama yang menjadi landasan filosofi usulan tersebut. Pertama, bayar sesuai pemakaian, di mana warga hanya dikenakan biaya saat benar-benar melintas di jalan raya. Kedua, keadilan ekonomi, karena pemilik kendaraan yang jarang atau bahkan tidak pernah menggunakan kendaraannya sama sekali tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun. Ketiga, mewujudkan rasa keadilan yang lebih nyata bagi seluruh masyarakat, baik yang memiliki kendaraan maupun tidak.

Selain aspek keadilan sosial, wacana ini juga ditujukan untuk memperkuat pendanaan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan. Dengan sistem yang lebih terukur dan berkelanjutan, diharapkan pemerintah daerah memiliki sumber daya yang lebih stabil dan pasti. Dana yang terkumpul nantinya akan dialokasikan langsung untuk membangun, memperbaiki, dan merawat jalan provinsi agar kualitasnya meningkat signifikan, aman, dan nyaman bagi semua pengguna.

Wacana ini pun menuai beragam reaksi dari masyarakat dan pengguna media sosial. Sebagian menyambut baik karena dianggap meringankan beban pemilik kendaraan yang jarang dipakai, namun tak sedikit pula yang mengajukan pertanyaan kritis. Beberapa netizen mempertanyakan dampak jangka panjang serta makna kemerdekaan dan kemudahan akses dalam konteks kebijakan publik jika nantinya banyak ruas jalan yang menjadi berbayar.

Terlepas dari beragam tanggapan yang muncul, usulan ini setidaknya telah membuka perspektif baru dalam pengelolaan transportasi dan pengelolaan pendapatan daerah ke depan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana mengkaji lebih dalam gagasan ini, termasuk menimbang masukan dari berbagai pihak, sebelum menentukan langkah selanjutnya.

BOB HARIAWAN
KABIRO KOTA BANDUNG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru