*Bekerja Dengan Hati Nurani*

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompas1.id
Oleh : Idat Mustari**

Hal yang menarik sambutan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 Bank BJB yang digelar di Bale Pakuan, Selasa 28 April 2026 mengatakan,” Orang bank harus bekerja dengan hati,” Kalimat itu adalah  sangat Qur’ani. Sangat sesuai dengan ajaran al-Qur’an.

Rasulullah SAW pun bersabda: “Mintalah fatwa kepada hatimu. Kebajikan adalah sesuatu yang membuat jiwa dan hatimu tenang. Dosa adalah sesuatu yang meragukan dalam dirimu, walau orang-orang memberi fatwa yang membolehkan.” (HR. Ahmad dan Ad-Darimi). Hadis ini menunjukkan bahwa hati  mampu menjadi panduan yang sangat kuat dalam mengambil keputusan, bahkan lebih jujur dari fatwa manusia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenapa menjadi begitu penting bekerja dengan hati ? Di hati itu ada “nur” (cahaya, sinar). Ia selalu dihubungkan dengan kata “hati” sehingga menjadi “hati nurani”. Hati manusia itu bercahaya atau mendapat cahaya yang menyinari kehidupan.

Hati Nurani dalam pandangan islam adalah bagian dari fitrah manusia—sifat bawaan yang Allah tanamkan sejak penciptaannya. Ia adalah pancaran cahaya Ilahi yang membantu manusia bisa  membedakan mana yang baik dan buruk, benar dan salah.  Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: “Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.” (QS. Asy-Syams: 7-8).

Baca Juga:  Dana Desa Rp114 Juta Tahun 2025 Diduga Rakaif, Mantan PJ Kepala Desa Buloh Dori Berjanji Kembalikan Oktober 2026,

Hati nurani adalah suara batin yang menjadi penuntun moral dalam diri setiap manusia. Ia bekerja dalam diam, namun kekuatannya mampu membimbing seseorang membedakan antara yang benar dan yang salah, bahkan ketika dunia di sekelilingnya penuh kebisingan dan kebingungan nilai. Hati nurani tidak tunduk pada logika semata atau kepentingan pribadi; ia adalah bagian terdalam dari jiwa yang terhubung dengan kebenaran universal.

Namun hati nurani pun tak lagi bercahaya, manakala keserakahan, kelicikan bersemi di dalamnya. Hati menjadi gelap. Ia bisa tumpul, bisu, bahkan mati, jika terus-menerus diabaikan atau dibungkam oleh kepentingan duniawi. Bekerja dengan hati adalah berkerja dengan ihklas. Ihklas bukan berarti siap bekerja tanpa dibayar melainkan berusaha bekerja dengan baik untuk kepentingan orang banyak.

Pemimpin perusahaan yang bekerja dengan hati sangat beda dengan yang bekerja tanpa hati. Pemimpin yang bekerja dengan hati akan berusaha melakukan terbaik bagi perusahaan yang dipimpinnya. Sedang pemimpin perusahaan yang bekerja tanpa hati dipastikan tindakkannya, kebijakannya didasari oleh Vested interest ( kepentingan diri sendiri ). Dan tentu ini berdampak pada kinerja perusahaan.

Wallahu’alam semoga Bermanfaat

**Penulis Buku Bekerja Karena Allah dan Komisaris di BUMD Kab Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan
Desa Landau Badai: Bersatu Mewujudkan Desa yang Maju dan Sejahtera
Koramil 412-02/Sungkai Selatan Bersama Warga Kebut Pengecoran Pondasi Jembatan Perintis Garuda, Akses Dua Desa Segera Terhubung
Semangat Gotong Royong Warga Dusun Sumber Maju: Perbaiki Jalan Penggah di Tengah Minimnya Perhatian Infrastruktur
Pembangunan Drainase di Dusun V Desa Bindu Dimulai, Tingkatkan Infrastruktur dan Cegah Genangan Air
Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Strategis, Luncurkan Roadmap Indonesia–Belarus 2026–2030
Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Rumah Warga, Polsek Banjarwangi cek TKP Kebakaran
Aksi Damai di Lapas Kotabumi, TRINUSA Desak Bersihkan Dugaan Praktik Narkoba, HP Ilegal dan Pungli
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:26 WIB

Desa Landau Badai: Bersatu Mewujudkan Desa yang Maju dan Sejahtera

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:08 WIB

Koramil 412-02/Sungkai Selatan Bersama Warga Kebut Pengecoran Pondasi Jembatan Perintis Garuda, Akses Dua Desa Segera Terhubung

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:56 WIB

Semangat Gotong Royong Warga Dusun Sumber Maju: Perbaiki Jalan Penggah di Tengah Minimnya Perhatian Infrastruktur

Jumat, 3 Juli 2026 - 02:44 WIB

Pembangunan Drainase di Dusun V Desa Bindu Dimulai, Tingkatkan Infrastruktur dan Cegah Genangan Air

Berita Terbaru