Cakrawala Halmahera Berselimut Abu: Erupsi Eksplosif Gunung Dukono

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA UTARA KOMPAS1.ID
– Suasana pagi di wilayah Maluku Utara berubah drastis menjadi pemandangan yang megah sekaligus mencekam. Gunung Dukono kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan melontarkan kolom abu yang sangat masif ke angkasa pada Jumat (8/5/2026) pagi.

Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi tercatat terjadi tepat pukul 07.41 WIT. Kekuatan tekanan gas yang besar melontarkan material vulkanik hingga mencapai ketinggian 10.000 meter di atas puncak kawah.

Dinamika Alam yang Intens

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara visual, kolom abu terlihat memiliki gradasi warna mulai dari putih, kelabu, hingga hitam pekat. Abu vulkanik tersebut tertiup angin ke arah utara, menciptakan tabir gelap yang menutupi cakrawala, menandakan besarnya volume material yang dikeluarkan dalam peristiwa ini.

Pihak berwenang menyampaikan beberapa poin penting terkait situasi saat ini:

– Ketinggian Kolom Abu: Mencapai 10 Km, yang berdampak signifikan terhadap keselamatan penerbangan dan area pemukiman.
– Status Keamanan: Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas di dalam radius bahaya yang telah ditentukan.
– Mitigasi Kesehatan: Penggunaan masker sangat disarankan untuk melindungi saluran pernapasan dari dampak buruk debu vulkanik.

Baca Juga:  *Kinerja Perusahaan*

Kesigapan dalam Kewaspadaan

Hingga berita ini diturunkan, tim PVMBG terus melakukan pemantauan intensif terhadap fluktuasi tremor dan aktivitas kegempaan di Gunung Dukono. Fenomena ini menjadi pengingat akan kekuatan alam di kawasan “Cincin Api Pasifik”.

Masyarakat diharapkan tetap tenang namun sigap, serta selalu mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang guna meminimalisir risiko yang tidak diinginkan. Harapan besar tertumpu pada meredanya aktivitas gunung ini agar kehidupan warga dapat kembali berjalan normal.

BOB HARIAWAN
KABIRO KOTA BANDUNG

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lampung Utara Matangkan Pertanggungjawaban APBD 2026,Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah
‎Hampir Dua Tahun Pendopo Sekda Aceh Singkil Kosong, Masyarakat Pertanyakan Anggaran Miliaran Rupiah
‎Diduga Tunggak Pembayaran Kebutuhan Mess, Sekda Aceh Singkil Diminta Tuntaskan Sisa Tagihan
Gas Subsidi 3 Kg di Gunung Meriah Tembus Rp 37 Ribu, Ada Apa Dengan Distribusinya?
Laporan Dugaan Pungli KOPERTAIS IV Diterima Kejagung RI, Pelapor Soroti Pengangkatan Plt Rektor UINSA
Bupati Lantik 27 Kepala Sekolah SD dan SMP
Bupati Sampaikan Apresiasi atas Capaian Kinerja DALDUKPPA Saat Pimpin Apel
Serah Terima Jabatan Kadinkes, Harapkan Penguatan Pelayanan Kesehatan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:09 WIB

Pemkab Lampung Utara Matangkan Pertanggungjawaban APBD 2026,Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah

Senin, 6 Juli 2026 - 12:56 WIB

‎Hampir Dua Tahun Pendopo Sekda Aceh Singkil Kosong, Masyarakat Pertanyakan Anggaran Miliaran Rupiah

Senin, 6 Juli 2026 - 12:51 WIB

‎Diduga Tunggak Pembayaran Kebutuhan Mess, Sekda Aceh Singkil Diminta Tuntaskan Sisa Tagihan

Senin, 6 Juli 2026 - 12:10 WIB

Gas Subsidi 3 Kg di Gunung Meriah Tembus Rp 37 Ribu, Ada Apa Dengan Distribusinya?

Senin, 6 Juli 2026 - 11:08 WIB

Laporan Dugaan Pungli KOPERTAIS IV Diterima Kejagung RI, Pelapor Soroti Pengangkatan Plt Rektor UINSA

Berita Terbaru