Asosiasi Pemandu Wisata Bakti Pertiwi dan Three S Management kolaborasi Sosialisasi Keselamatan Wisata Alam: “Alam Indah Belum Tentu Aman”

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magelang.Jateng.Kompas1.id
Kesadaran akan pentingnya kompetensi dalam berkegiatan di alam terbuka kembali digaungkan melalui kegiatan sosialisasi bertajuk “Alam Indah Belum Tentu Aman”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Pemandu Wisata Bakti Pertiwi yang berkolaborasi dengan Three S Management, sebagai upaya nyata dalam mengurangi tingkat risiko kecelakaan hingga kematian di sektor pariwisata alam.

Sosialisasi ini menyasar para pemandu wisata, pegiat alam, serta masyarakat umum yang gemar melakukan aktivitas luar ruang seperti pendakian gunung, trekking, dan eksplorasi geowisata. Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya keterampilan dasar keselamatan, manajemen risiko, serta kesiapan fisik dan mental sebelum melakukan aktivitas di alam.

Materi yang disampaikan mencakup teknik navigasi, pertolongan pertama, mitigasi bahaya alam, serta pentingnya mengikuti standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap kegiatan wisata alam. Pesan utama yang ditekankan adalah bahwa keindahan alam tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat keamanannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pemandu Wisata Bakti Pertiwi, Abby Travelers Indonesia, menegaskan bahwa masih banyak masyarakat yang meremehkan potensi bahaya di alam terbuka.

Baca Juga:  PMI Selalu Hadir di Garda Depan, Terus Tebar Kebaikan untuk Masyarakat

“Seringkali orang melihat alam hanya dari sisi keindahannya, tanpa memahami risiko yang ada. Padahal, tanpa kompetensi yang memadai, kegiatan di alam bisa berujung pada kecelakaan serius. Edukasi seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Pembina dari Three S Management, Mas Rafael, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem wisata alam yang lebih aman dan bertanggung jawab.

“Kami ingin mendorong setiap individu yang berkegiatan di alam terbuka memiliki standar kompetensi dasar. Dengan begitu, risiko kecelakaan dapat diminimalisir, bahkan dicegah sejak awal,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kompetensi tidak hanya penting bagi pemandu wisata, tetapi juga bagi wisatawan itu sendiri agar lebih siap menghadapi kondisi di lapangan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dalam wisata alam semakin meningkat, sehingga sektor pariwisata alam dapat berkembang secara berkelanjutan tanpa mengorbankan keselamatan jiwa.

@Andi Suka_2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SANTI KURNIA DEWI SUKSESKAN ASELAPAN, 58 SEKOLAH CABDISDIK XI JABAR GO DIGITAL.
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Cathlab RSUD Pesawaran Perkuat Akses Layanan Jantung
Pergoki Armada BBM Solar Ilegal di SPBU Tengguli, Tim FWJI dihadang puluhan Ambo
Perbaikan Jalan Subulussalam-Rundeng Senilai Rp3 Miliar Lebih Mulai Direalisasikan, Wali Kota: Janji Tepat Wujud
‎HIMAPAS Gelar Survei Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil
‎Pemkab Aceh Singkil Jangan Abai, Prestasi Anak Daerah di Bidang IT Harus Mendapat Perhatian
FWJ Indonesia DPD Jateng Soroti Bintang Romadhon Gunakan Kendaraan Telat Pajak dan Sebar Foto Wartawan
Respon Cepat Pemdes Ciparay Tangani Rumah Runtuh Di RT.04 RW.10 Desa Ciparay.
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:55 WIB

SANTI KURNIA DEWI SUKSESKAN ASELAPAN, 58 SEKOLAH CABDISDIK XI JABAR GO DIGITAL.

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Cathlab RSUD Pesawaran Perkuat Akses Layanan Jantung

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Pergoki Armada BBM Solar Ilegal di SPBU Tengguli, Tim FWJI dihadang puluhan Ambo

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Perbaikan Jalan Subulussalam-Rundeng Senilai Rp3 Miliar Lebih Mulai Direalisasikan, Wali Kota: Janji Tepat Wujud

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:45 WIB

‎HIMAPAS Gelar Survei Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil

Berita Terbaru