Marak Isu Orang Hilang di Halut. Calon Ketum AMPP TAGAMMALOKA “Jhoens banyo” Angkat bicara.!

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id Tobelo,
24 April 2026 — Jhoens Banyo, Calon Ketua Umum Asosiasi Mahasiswa Pelajar Pemuda Tobelo, Galela, Malifut, Morotai, Loloda dan Kao (AMPP TOGAMMOLOKA) Maluku Utara menanggapi isu Orang hilang di Halmahera Utara, sebagai hal serius yang membutuhkan kerja sama seluruh pihak.

Kasus orang hilang akhir-akhir ini cukup viral di Kabupaten Halmahera Utara. Menurut data atau informasi yang kami peroleh dari akun Facebook Polres Halut, Kurang lebih 8 kasus laporan masyarakat yang masuk ke pihak kepolisian tentang orang hilang.

Jhoens Berpendapat Bahwa, Persoalan ini jangan hanya limpahkan ke Pihak kepolisian, tetapi seluruh pihak wajib berkordinasi untuk dapat mencegah kejadian yang serupa dapat terjadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jhoens banyo, dalam wawancara kepada awak media, Tidak cukup jika kita hanya fokus membagikan informasi yang disampaikan oleh pihak kepolisian tentang orang hilang. Tetapi seluruh pihak harus terlibat dalam memberikan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat tentang bagaimana anak-anak menjalani pergaulan di lingkungan. Tegas Jhoens”

Baca Juga:  Barbershop BOY Selalu Ramai Pelanggan, Bukti Pelayanan Profesional Sejak 2017

Jhoens juga berharap, Adanya jalur kordinasi antar Pemerintah, Polres, TNI, Forum keagamaan serta organisasi kemasyarakatan guna menjadi corong pengerak.

“Pemerintah harus menciptakan dialog terbuka untuk umum, agar bisa mengajak seluruh tokoh agama dan masyarakat bekerja sama, untuk mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat atau jemaat agar tetap mengawasi Pergaulan bebas anak-anak di lingkungan sekitar. Ujar Jhoens”

Kami berharap dan menjajak seluruh masyarakat Agar kasus-kasus seperti demikian jangan lagi terjadi di Halmahera Utara, Bahkan Maluku Utara. Saling memberikan edukasi dan berkordinasi dengan seluruh pihak, sehingga kita sama-sama dapat mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan.

(Noval/Dj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Referendum Jadi Tolak Ukur, Kades Ngingasrembyong Bawa Persoalan Pendidikan ke Pengadilan PTUN (Part 1)
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Resmikan Kampung Sriwijaya sebagai Kampung Bebas Narkoba
Desa Sukasari Tunjukkan Kesiapan Jadi Desa Maju dan Mandiri dalam Penilaian Lomba Desa Lampung Utara
REMAJA 15 TAHUN TENGGELAM DI SUNGAI CIASEM SUBANG
KECELAKAAN ANGKOT BAWA PELAJAR DI JATINANGOR, BELASAN SISWA LUKA-LUKA
Wapres Gibran Respons Aspirasi Warga, Revitalisasi Sekolah 3T di Ende Jadi Prioritas
Menjemput Rahmat: di Hari Istimewa
Presiden Prabowo: Himbara Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:56 WIB

Referendum Jadi Tolak Ukur, Kades Ngingasrembyong Bawa Persoalan Pendidikan ke Pengadilan PTUN (Part 1)

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:35 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Resmikan Kampung Sriwijaya sebagai Kampung Bebas Narkoba

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:47 WIB

Desa Sukasari Tunjukkan Kesiapan Jadi Desa Maju dan Mandiri dalam Penilaian Lomba Desa Lampung Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:19 WIB

REMAJA 15 TAHUN TENGGELAM DI SUNGAI CIASEM SUBANG

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:09 WIB

KECELAKAAN ANGKOT BAWA PELAJAR DI JATINANGOR, BELASAN SISWA LUKA-LUKA

Berita Terbaru