IRONIS! Alat Berat Terparkir di Depan Pondok, Jalan Warga Rusak Parah Belum Tersentuh Perbaikan

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Jalan di Depan Pondok Bupati Jadi Sorotan, Warga Desak Tindakan Nyata dan Cepat
Ruas Manding–Natai Panjang Hancur, Warga Pertanyakan Keberadaan Alat Berat yang Menganggur

Melawi, Kalimantan Barat – Kondisi ruas jalan yang berada tepat di depan rumah pondok kebun milik Bupati Melawi, Dadi, menjadi perhatian serius masyarakat. Jalan penghubung Desa Manding dan Natai Panjang, Kecamatan Pinoh Utara, itu kini mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai belum mendapatkan penanganan maksimal dari pemerintah daerah, Sabtu (18/4).

Pantauan awak media di lapangan, kondisi jalan tampak dipenuhi lubang besar, genangan air, serta permukaan yang berlumpur. Kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat harus berjalan perlahan agar dapat melewati jalur tersebut dengan aman. Beberapa pengendara bahkan terpaksa mencari jalur alternatif untuk menghindari titik kerusakan yang cukup dalam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah kondisi jalan yang rusak, warga menyoroti keberadaan sejumlah alat berat yang terparkir di sekitar lokasi pondok kebun. Menurut masyarakat, keadaan tersebut sangat bertolak belakang dengan kebutuhan mendesak warga terhadap akses jalan yang layak dan aman digunakan.
Akses Vital Penunjang Ekonomi Warga
Jalan tersebut merupakan jalur utama penghubung beberapa wilayah, mulai dari Sungai Raya, Manding, Natai Panjang, Merah Arai, Engkurai hingga Merpak. Keberadaan ruas jalan ini sangat penting karena menjadi jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat menuju pusat perdagangan di Kota Melawi.
Namun akibat kerusakan yang terus dibiarkan, aktivitas masyarakat ikut terdampak. Saat musim hujan tiba, jalan menjadi licin, berlumpur, dan sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi ini tentu merugikan warga yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Baca Juga:  Kasrem 043/Gatam Sambut Tim Wasev Pusterad Tinjau Lokasi TMMD ke-128 Pekon Kalimiring

Salah seorang warga yang ditemui di lokasi mengaku kondisi jalan tersebut sudah lama dikeluhkan, namun hingga kini belum ada penanganan berarti. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret.
“Jalan ini urat nadi masyarakat. Kalau terus begini, kami yang susah. Kami berharap pemerintah segera bertindak dan memanfaatkan alat berat yang ada di sekitar sini,” ujar Kancai, tokoh masyarakat asal Pinoh Utara.

Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan
Selain meminta perhatian Pemerintah Kabupaten Melawi, masyarakat juga mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat hingga Pemerintah Pusat agar ikut turun tangan menyelesaikan persoalan infrastruktur tersebut.

Warga menilai, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, pemerintah memiliki kewajiban menjamin terselenggaranya jalan yang berfungsi dengan baik demi kelancaran transportasi dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah juga menegaskan bahwa infrastruktur jalan merupakan bagian dari pelayanan dasar yang wajib diperhatikan pemerintah daerah.

Karena itu, masyarakat berharap perbaikan jalan segera direalisasikan demi kelancaran mobilitas, peningkatan ekonomi warga, dan mencegah wilayah pedesaan terisolasi akibat akses yang rusak.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kapan perbaikan jalan tersebut akan dilaksanakan.
(Reporter: Didy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SEMARAK HUT RI KE-81, ANAK-ANAK PAUD MATLABUNAJAH GELAR BERBAGAI PERLOMBAAN
MEMAKNAI KEMERDEKAAN DENGAN SENI CALUNG, IBU-IBU KP. KIARA BONGKOK LESTARIKAN BUDAYA SUNDA
Kepala Sekolah SNT Subulussalam Berkomitmen Jadikan Sekolah Pusat Keunggulan Pendidikan
KELUARGA BESAR KANTOR UPP KELAS III OGOAMAS GELAR UPACARA PERINGATAN HUT RI KE-81.
KEPALA KANTOR UPP OGOAMAS NOH RUMONDOR: HUT RI KE- 81, JADI MOMENTUM MENGENANG JASA PAHLAWAN
ASPAL JALAN SELESAI TAPI BIAYA BELUM DIBAYAR: PROYEK DI SIRNAJAYA DIKUCAK TIDAK MASUK ANGGARAN DAN SENGaja SEMBUNYIKAN DARI BPD
KAPOLRES KOTAMOBAGU DAN SELURUH PERSONEL GELORAKAN SEMANGAT MERAH PUTIH DI HUT RI KE-81
HUT ke-81 RI di Pesawaran, Nanda Indira Tegaskan: Jangan Biarkan Veteran Berjuang Sendiri di Masa Tua
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 02:44 WIB

SEMARAK HUT RI KE-81, ANAK-ANAK PAUD MATLABUNAJAH GELAR BERBAGAI PERLOMBAAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:56 WIB

MEMAKNAI KEMERDEKAAN DENGAN SENI CALUNG, IBU-IBU KP. KIARA BONGKOK LESTARIKAN BUDAYA SUNDA

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Kepala Sekolah SNT Subulussalam Berkomitmen Jadikan Sekolah Pusat Keunggulan Pendidikan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:34 WIB

KELUARGA BESAR KANTOR UPP KELAS III OGOAMAS GELAR UPACARA PERINGATAN HUT RI KE-81.

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:51 WIB

ASPAL JALAN SELESAI TAPI BIAYA BELUM DIBAYAR: PROYEK DI SIRNAJAYA DIKUCAK TIDAK MASUK ANGGARAN DAN SENGaja SEMBUNYIKAN DARI BPD

Berita Terbaru