Langit Khatulistiwa Memanas: Indonesia di Persimpangan AS–Tiongkok”

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,- KOMPAS1.id || 20 April 2026 — Langit khatulistiwa tak lagi sekadar jalur lalu lintas udara; ia menjelma menjadi arena baru tarik-menarik kekuatan global.

Permintaan blanket overflight clearance oleh militer Amerika Serikat (AS) kepada Indonesia kini memicu gelombang reaksi keras dari Beijing, menandai babak baru ketegangan geopolitik di kawasan Indo-Pasifik.

Melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Guo Jiakun, pemerintah Tiongkok melontarkan peringatan tegas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beijing menilai izin menyeluruh tersebut bukan sekadar persoalan teknis penerbangan, melainkan preseden strategis yang berpotensi menggerus prinsip dasar kawasan yakni Asia Tenggara sebagai zona damai, netral, dan bebas dari dominasi kekuatan militer eksternal.

Dalam pandangan mereka, langkah ini bisa berbenturan dengan semangat Piagam ASEAN yang menekankan stabilitas dan keseimbangan regional.

Bagi Indonesia, situasi ini bukan sekadar keputusan administratif, melainkan ujian diplomasi tingkat tinggi.

Baca Juga:  Safari Ramadhan di Muara Sungkai, Wakil Bupati Lampung Utara Perkuat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan

Di satu sisi, kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat membuka peluang modernisasi alutsista dan peningkatan kapasitas pertahanan udara.

Namun di sisi lain, hubungan ekonomi dan stabilitas kawasan bersama Tiongkok menuntut kehati-hatian ekstra agar tidak memicu ketegangan yang lebih luas.

Di titik inilah prinsip “Bebas Aktif” diuji dalam bentuk paling konkret.

Apakah Indonesia akan mempertegas kedaulatan dirgantara dengan membatasi kehadiran militer asing, atau justru mengakomodasi dinamika baru sebagai bagian dari realitas geopolitik Indo-Pasifik?

Satu hal tak terbantahkan: keputusan yang diambil di meja perundingan hari ini bukan hanya soal izin melintas, melainkan penentu arah kedaulatan udara Indonesia dan posisinya dalam peta kekuatan global untuk satu dekade ke depan.

 

 

Bob Hariawan, Kabiro Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Takbir Menggema di Bukit Kemuning, TNI Bersama Masyarakat Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Kapolres Purworejo Apresiasikan dan Dukungan Kepada 12 Personil yang akan berlaga di Olah Raga Elektrink ( Esport ) Kapolda Jateng 2026.
Kericuhan di UGM, Budiman Sudjatmiko Dievakuasi Saat Hadiri Diskusi Pancasila
Berita Lengkap: BAPENDA Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan dan Penataan Arsip Secara Optimal
Prabowo Terima Utusan Khusus Qatar, Investasi Rp65 Triliun dan Kunjungan Emir Jadi Fokus Pertemuan
Polsek Margaasih Gelar Patroli Presisi dan KRYD Antisipasi C3 Kejahatan Jalanan*
Harumkan Nama Sulut, Kapendam Xlll/ Merdeka Kolonel Sofyan Raih Juara ll Lomba Jurnalistik Se-Indonesia
Menakar Celah Transparansi Keuangan: Kewaspadaan Publik Terhadap Manipulasi Kredit Perbankan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:43 WIB

Takbir Menggema di Bukit Kemuning, TNI Bersama Masyarakat Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:54 WIB

Kapolres Purworejo Apresiasikan dan Dukungan Kepada 12 Personil yang akan berlaga di Olah Raga Elektrink ( Esport ) Kapolda Jateng 2026.

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:25 WIB

Kericuhan di UGM, Budiman Sudjatmiko Dievakuasi Saat Hadiri Diskusi Pancasila

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:00 WIB

Berita Lengkap: BAPENDA Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan dan Penataan Arsip Secara Optimal

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:46 WIB

Prabowo Terima Utusan Khusus Qatar, Investasi Rp65 Triliun dan Kunjungan Emir Jadi Fokus Pertemuan

Berita Terbaru