Jakarta Kompas1.id
Aparat kepolisian berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika dengan modus baru yang cukup canggih di wilayah Jakarta Utara. Dalam operasi tersebut, pelaku diketahui menjual cartridge rokok elektrik (vape) yang telah dicampur dengan zat anestesi medis Etomidate secara ilegal.
Zat Etomidate sendiri merupakan obat bius yang lazim digunakan dalam prosedur medis oleh tenaga profesional. Namun dalam kasus ini, bahan tersebut disalahgunakan untuk memberikan efek halusinasi dan sensasi memabukkan kepada pengguna. Penyalahgunaan ini dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu gangguan serius pada sistem saraf hingga berisiko menyebabkan kematian.
Menurut keterangan kepolisian, para pelaku memanfaatkan tren penggunaan vape di kalangan masyarakat, khususnya anak muda, sebagai celah untuk menyamarkan distribusi narkotika. Produk yang dijual dikemas menyerupai cartridge vape biasa sehingga sulit dikenali, baik oleh pengawasan umum maupun oleh orang tua.
“Modus ini tergolong baru dan sangat mengkhawatirkan karena memanfaatkan gaya hidup modern. Secara kasat mata, produk tersebut tampak seperti cairan vape pada umumnya,” ujar salah satu pejabat kepolisian dalam keterangannya.
Lebih mengejutkan lagi, harga jual setiap cartridge ilegal tersebut mencapai sekitar Rp6 juta per unit. Hal ini mengindikasikan adanya pasar khusus dengan daya beli tinggi yang menjadi target para pelaku. Dalam penggerebekan tersebut, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa cartridge siap edar, bahan kimia, serta alat produksi dan pengemasan.
Pengungkapan ini menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkotika terus berevolusi dengan memanfaatkan teknologi dan tren gaya hidup untuk menjangkau korban baru. Oleh karena itu, aparat mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membeli produk vape, khususnya dari sumber yang tidak resmi atau mencurigakan.
Selain itu, kasus ini juga menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan lembaga terkait seperti Badan Narkotika Nasional untuk memperketat pengawasan terhadap distribusi zat kimia medis. Regulasi yang lebih ketat serta edukasi publik dinilai penting guna mencegah penyalahgunaan obat-obatan dalam bentuk produk konsumsi sehari-hari.
Polisi menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, sekaligus memastikan peredaran narkotika dengan modus serupa dapat ditekan demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.Jurnalis Joepin










