Pelatih PERSIB, Bojan Hodak mengakui, kemenangan 3-2 atas Bali United diraih dengan perjuangan yang tidak mudah.

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 01:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompas1.id
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak mengakui, kemenangan 3-2 atas Bali United diraih dengan perjuangan yang tidak mudah. Meski PERSIB akhirnya bisa mengamankan tiga poin, Hodak menyoroti dinamika pertandingan yang berubah drastis setelah timnya harus bermain dengan sepuluh orang pada menit 66.

Sejak awal, pelatih asal Kroasia ini sudah memprediksi bahwa laga melawan Bali United akan berjalan alot. Namun, ia merasa timnya sempat memegang kendali penuh di awal laga sebelum insiden kartu merah terjadi.

“Saya rasa, pada dasarnya sebelum ada pemain dikartu merah, kami bisa menguasai jalannya pertandingan,” ujar Hodak dalam sesi konferensi pers usai laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 12 April 2026.

Situasi menjadi menantang ketika lawan unggul jumlah pemain. Hodak mencatat, faktor fisik mulai berbicara di menit-menit akhir yang menyebabkan gawang PERSIB sempat bobol.

“Setelah mereka tampil dengan satu orang lebih banyak, dan ketika pemain-pemain kami merasa kelelahan, kami kebobolan oleh gol-gol ini,” jelas Bojan.

Kendati demikian, Bojan mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Kini, ia meminta tim segera mengalihkan fokus untuk partai selanjutnya.

“Tapi pada akhirnya, kami bisa meraih tiga poin dan fokus untuk menghadapi laga berikutnya,” pungkasnya.***
.
.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB