Bayi Lahir Langsung Terdaftar BPJS Kesehatan: Pemerintah Pangkas Birokrasi, Percepat Layanan Publik

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Pemerintah Indonesia resmi mempercepat langkah besar dalam transformasi digital layanan publik. Kini, setiap bayi yang lahir otomatis terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, tanpa proses pendaftaran manual yang panjang seperti sebelumnya.

Kebijakan ini berjalan melalui integrasi layanan kelahiran pada portal INAku, platform digital yang menjadi pusat seluruh layanan publik nasional. Reformasi ini memangkas jalur birokrasi secara drastis: dari 11 tahapan menjadi hanya 4 langkah utama.

Menteri PANRB, Rini Widyantini, menegaskan bahwa kunci dari percepatan ini adalah pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis “satu data” yang terintegrasi antarinstansi. Dengan sistem baru ini, data kelahiran langsung terhubung otomatis ke fasilitas kesehatan, Dukcapil, hingga BPJS Kesehatan.

Dampaknya sangat signifikan: setiap bayi Indonesia mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan sejak detik pertama kelahirannya, tanpa hambatan administrasi yang selama ini menyulitkan masyarakat.

Portal INAku dirancang menjadi gerbang utama layanan publik digital, menyatukan berbagai sistem yang sebelumnya berjalan terpisah dan tidak sinkron.

Pemerintah menilai langkah ini sebagai lompatan besar dalam pelayanan publik, sekaligus komitmen untuk memastikan akses kesehatan yang merata bagi seluruh warga sejak lahir.

Transformasi digital ini juga diharapkan mampu mengurangi kesalahan data, mempercepat proses layanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB