Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk bahkan mencapai sekitar 32 Kilometer Kemacetannya

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Kemacetan ekstrem di jalur Denpasar–Gilimanuk tak hanya menguras tenaga pemudik, tetapi juga menguras isi dompet mereka. Banyak pemudik mengaku uang saku yang disiapkan untuk perjalanan mudik justru habis selama terjebak macet.

Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk bahkan mencapai sekitar 32 kilometer hingga ke wilayah Kota Negara, Kabupaten Jembrana.

Sejumlah pemudik harus menunggu lebih dari 14 jam hanya untuk bisa mendekati area pelabuhan. Selama waktu tersebut, mereka terpaksa membeli makanan dan minuman di sepanjang jalur kemacetan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya dialami Bogie (27), pemudik yang hendak pulang ke Jember. Ia mengaku uang saku yang dibawa habis hanya untuk membeli kebutuhan selama menunggu antrean kendaraan yang tak kunjung bergerak.

Baca Juga:  Dalam Rangka Hari jadi KAB BANDUNG ke-385 Pelayanan KB Serentak, Daldukppa Kabupaten Bandung Perkuat Komitmen Keluarga Berkualitas

Ia bahkan mencoba jalur alternatif melalui Pupuan dan Buleleng untuk menghindari macet, namun tetap terjebak di titik pertemuan arus kendaraan.

Kondisi kemacetan panjang ini juga menyebabkan sedikitnya 17 pemudik harus mendapat penanganan medis akibat kelelahan dan paparan panas.

Petugas kepolisian dan operator penyeberangan kini terus berupaya mempercepat proses pemuatan kendaraan ke kapal untuk mengurai antrean panjang yang terjadi di jalur mudik Bali menuju Jawa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru