Ramai Isu Impor Beras AS, Pemerintah Tegaskan Hanya 1.000 Ton Beras Khusus

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Isu Indonesia akan mengimpor beras dari Amerika Serikat ramai diperbincangkan publik. Pemerintah memastikan langkah tersebut tidak akan mengganggu pasar beras nasional.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menjelaskan impor dari AS hanya berjumlah 1.000 ton dan masuk kategori beras khusus. Jumlah itu sangat kecil dibandingkan dengan produksi beras nasional yang mencapai 34,69 juta ton pada 2025.

“Komitmen impor beras AS hanya sebesar 1.000 ton atau sekitar 0,00003 persen dari total produksi beras nasional,” kata Haryo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Impor tersebut merupakan bagian dari kerja sama dagang timbal balik antara Indonesia dan Amerika Serikat melalui skema Agreement of Reciprocal Trade (ART).

Baca Juga:  Bupati Bandung Tekankan Harmonisasi Buruh dan Pengusaha di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Selain beras khusus, kerja sama ini juga mencakup impor 580.000 ekor ayam hidup jenis grand parent stock (GPS) serta 120.000 hingga 150.000 ton daging ayam untuk kebutuhan industri olahan.

Pemerintah menegaskan seluruh transaksi impor produk pertanian dari Amerika Serikat dengan nilai sekitar 4,5 miliar dolar AS atau Rp75,6 triliun dilakukan oleh sektor swasta, bukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Seluruh transaksi dan pembiayaan sepenuhnya dilakukan oleh sektor swasta,” ujar Haryo.

Pemerintah memastikan kebijakan ini tidak akan merugikan petani maupun peternak dalam negeri, sekaligus tetap menjaga stabilitas pasar pangan nasional.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ORARI Lampung Utara Siap Ambil Peran Strategis, Perkuat Sinergi dengan Pemda Dukung Pembangunan Daerah
Korban Pemerasan Apresiasi Kinerja Polres Lampung Utara dan Kejari Kotabumi, Pelaku Berhasil Diproses Hingga Pengadilan
Keluarga Korban Pemerasan Apresiasi Kinerja Polres Lampung Utara Dan Kejaksaan Negeri Kotabumi
Bupati Hamartoni Hadiri Hari Bhayangkara Ke-80, Tegaskan Sinergi Pemda dan Polri Perkuat Keamanan Lampung Utara
Ayah dan Anak Hilang Usai Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil, Tim SAR Diminta Bergerak Cepat
Polres Aceh Singkil Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat
Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil Ayah dan Anak Terombang-ambing di Sekitar Pulau Birahan ‎
Warga Desa Suka Damai Harapkan Lampu Jalan Segera Diaktifkan kembali ‎Rabu, 1 Juli 2026
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:53 WIB

ORARI Lampung Utara Siap Ambil Peran Strategis, Perkuat Sinergi dengan Pemda Dukung Pembangunan Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:10 WIB

Korban Pemerasan Apresiasi Kinerja Polres Lampung Utara dan Kejari Kotabumi, Pelaku Berhasil Diproses Hingga Pengadilan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:01 WIB

Keluarga Korban Pemerasan Apresiasi Kinerja Polres Lampung Utara Dan Kejaksaan Negeri Kotabumi

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:08 WIB

Bupati Hamartoni Hadiri Hari Bhayangkara Ke-80, Tegaskan Sinergi Pemda dan Polri Perkuat Keamanan Lampung Utara

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:43 WIB

Ayah dan Anak Hilang Usai Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil, Tim SAR Diminta Bergerak Cepat

Berita Terbaru