Skandal Cukai Rokok di Lampung? Produk 20 Batang Diduga Pakai Pita Cukai 12 Batang, Beredar hingga Luar Provinsi

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung|| KOMPAS1.id –

Dugaan praktik penyalahgunaan pita cukai rokok mencuat dari Kota Bandar Lampung. Investigasi lapangan menemukan adanya ketidaksesuaian antara jumlah isi rokok dalam kemasan dengan kategori pita cukai yang digunakan pada produk rokok merek Bandit Cigarettes. Produk tersebut diproduksi oleh: PT Lampung Jaya Sempurna

Tim investigasi menemukan rokok kemasan 20 batang (Kretek Filter) yang menggunakan pita cukai yang diduga diperuntukkan bagi kategori 12 batang, berdasarkan kode identifikasi pada pita cukai tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika benar, praktik ini berpotensi menimbulkan selisih pembayaran cukai antara kategori 12 batang dan 20 batang.

Produk dengan indikasi ketidaksesuaian tersebut ditemukan beredar di Kota Bandar Lampung, serta Sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Lampung selian itu Terindikasi telah beredar hingga luar Provinsi Lampung

Distribusi lintas wilayah ini memperkuat dugaan bahwa praktik tersebut berpotensi tidak bersifat tunggal.

Baca Juga:  Kapolsek Dampingi Kelompok Tani Tanam Padi dan Sosialisasi 110 di Gunung Labuhan

Investigasi awal juga menemukan indikasi kemungkinan adanya jenis atau varian rokok lain yang menggunakan pola serupa dalam penggunaan pita cukai. Jika benar terjadi pada lebih dari satu produk, potensi dampaknya terhadap penerimaan negara menjadi jauh lebih besar.

Cukai hasil tembakau merupakan salah satu penyumbang terbesar penerimaan negara. Apabila pita cukai digunakan tidak sesuai jumlah isi kemasan, maka berpotensi menimbulkan, Kekurangan pembayaran cukai, Kerugian fiskal negara, Persaingan usaha tidak sehat

Sejumlah pihak mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap Produksi dan pelaporan cukai, Pengadaan serta penggunaan pita cukai, Distribusi lintas wilayah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak perusahaan.(Red)

Sumber / dok tim.(JMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SUARA DARI PEDALAMAN: UNTUK APA MEMILIKI WAKIL RAKYAT JIKA RAKYAT MASIH TERTINGGAL?
*Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan di Mustika Jaya*
Gagalkan Aksi Curanmor di Kranji, Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Dua Pelaku Pasca-Pesta Miras
Wali Kota Subulussalam Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Bahas Rekonstruksi Cegah Kecelakaan
**Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN**
📰 Bupati Bandung Lepas 500 Peserta Bapenda Bedas Run 5K, Gabungkan Olahraga dan Edukasi Pajak
Hasil Pemilihan Anggota BPD Desa Sarimahi Ciparay: Ini Daftar Calon yang Lolos ke Parlemen Desa
Tingkatkan Kualitas SDM Transportasi, Kota Subulussalam Jalin Kerja Sama dengan BPSDMP Kemenhub dan Sejumlah Lembaga
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:37 WIB

SUARA DARI PEDALAMAN: UNTUK APA MEMILIKI WAKIL RAKYAT JIKA RAKYAT MASIH TERTINGGAL?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:25 WIB

*Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan di Mustika Jaya*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:16 WIB

Gagalkan Aksi Curanmor di Kranji, Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Dua Pelaku Pasca-Pesta Miras

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:54 WIB

Wali Kota Subulussalam Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Bahas Rekonstruksi Cegah Kecelakaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:51 WIB

**Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN**

Berita Terbaru