“Arogansi Ketua Terpilih LPM Sulut, Pengurus Kabupaten/Kota Serukan Penundaan Pelantikan “

- Penulis

Sabtu, 27 September 2025 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO, KOMPAS1.id
Ketua terpilih hasil Musda LPM Sulawesi Utara, Emy Maturbongs, kembali menuai sorotan tajam dari jajaran pengurus LPM kabupaten/kota. Setelah Ketua LPM Kota Bitung, Robby Supit, mendesak agar pelantikan pengurus LPM Sulut yang dijadwalkan Senin 29 September 2025 ditunda, kini Ketua LPM Kota Manado, Joppy Wonte, turut angkat bicara.

Wonte menyayangkan sikap yang dinilainya arogan dan bertentangan dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LPM RI. “Belum dilantik saja sudah mempertontonkan arogansi individual dengan menghilangkan posisi sekretaris terpilih, Erny Maria Polii, dalam SK DPP LPM RI yang telah ditandatangani resmi. Bahkan nama Erny dihapus saat pendaftaran struktur ke Kesbangpol Sulut,” ujar Wonte.

Lebih jauh ia mengungkapkan, Maturbongs juga melakukan penggantian sepihak terhadap SK pengurus LPM kabupaten/kota se-Sulut tanpa mekanisme AD/ART. Struktur pengurus yang telah ditetapkan tim formatur dirombak besar-besaran tanpa pemberitahuan atau alasan yang jelas. “Alasan yang dikemukakan bahwa Kesbangpol tidak menyetujui nama Erny Maria Polii juga tidak masuk akal,” tegas Wonte.

Sikap Maturbongs ini, kata Wonte, bukan hanya menunjukkan karakter otoriter dalam memimpin, tetapi juga menandakan ketidakpahaman berorganisasi serta merusak marwah LPM yang selama ini dijaga oleh para pendiri dan pengurus sebelumnya.

Para pengurus kabupaten/kota berharap gubernur, agar pelantikan LPM Sulut harus dibatalkan/di tunda untuk sementara sambil menunggu dilakukan evaluasi interen secara demokratis, transparan, serta sesuai mekanisme yang berlaku agar organisasi ini kembali pada khitahnya. Dengan demikian LPM Sulawesi Utara dapat menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang kredibel, mitra strategis pemerintah, dan motor pembangunan daerah.

Kini saatnya seluruh elemen LPM Sulawesi Utara bersatu membangun organisasi yang demokratis, profesional, dan berintegritas. Hanya dengan cara itu LPM dapat memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat Sulut serta memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah daerah.

(Noval).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah
‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎
Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026
Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan
Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini
Tinjau Lokasi 20 Hektare, Wali Kota Subulussalam Bawa Tim Verifikasi Pusat ke Calon Lahan Sekolah Nasional Integritas di Lae Saga
Menanam Integritas Sejak Dini: KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi untuk Sekolah
‎Perkebunan Astra Adakan Bakti Sosial di Aceh Singkil Berupa Donor Darah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:26 WIB

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:08 WIB

‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:14 WIB

Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:06 WIB

Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:26 WIB

Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini

Berita Terbaru