Dedi : Perkuat Langkah Perlindungan Hukum bagi Warga  Bekerja di Luar provinsi

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan sekitar 200 pengacara yang akan bertugas mendampingi serta memantau kondisi para pekerja asal Jabar apabila menghadapi persoalan hukum. Kebijakan ini mencakup pendampingan tanpa membedakan jenis pekerjaan maupun latar belakang warga. Para pekerja juga diminta aktif melaporkan situasi yang mereka alami agar dapat segera ditindaklanjuti.

Langkah tersebut disampaikan Dedi saat menjemput 12 warga Jabar di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin (23/2/2026). Mereka sebelumnya diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Para korban awalnya dijanjikan gaji antara Rp8 juta hingga Rp10 juta per bulan, fasilitas tempat tinggal, serta layanan kesehatan. Namun dalam praktiknya, mereka justru menghadapi beban utang dan sistem denda yang memberatkan.

Baca Juga:  *Obat Langka di RSUD Jailolo, Anggaran Diduga Dialihkan: Dasril Usman Desak Pansus, Singgung “Kejahatan Kemanusia

Salah satu pekerja mengaku kesulitan mengakhiri kontrak karena terbebani kasbon sekitar Rp12 juta. Sebagai respons atas kasus tersebut, Pemprov Jabar juga menerapkan kebijakan moratorium bagi warga yang hendak bekerja ke luar daerah, sembari memperkuat sistem pengawasan dan perlindungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memastikan pemulangan para korban ke kampung halaman, pemerintah daerah juga menyiapkan pendampingan lanjutan setelah mereka kembali ke Jawa Barat. Kebijakan ini menuai perhatian publik dan dinilai sebagai upaya memperkuat perlindungan terhadap pekerja daerah yang mencari nafkah di luar provinsi.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB