Salah satu Wartawan Berikan Klarifikasi Bantah Tudingan Telah Intimidasi dan Pemerasan Kepada Kepala Sekolah SDN 1 Jatinegara Ciamis

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 04:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ciamis KOMPAS1.id
Salah satu wartawan yang sebelumnya diduga melakukan intimidasi serta pemerasan terhadap salah satu kepala sekolah dasar (SD) di Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, membantah keras tuduhan tersebut.

Seperti yang diberitakan oleh salah satu media sebelumnya dan dianggap oknum wartawan yang diduga melakukan intimidasi serta pemerasan terhadap salah satu kepala sekolah SD di Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis. Hal itu membuat kepala sekolah tersebut ketakutan.

“Saya tidak merasa melakukan intimidasi terhadap Ibu kepala sekolah di Kecamatan Jatinagara, yakni Ibu Irmawati. Adapun ada pesan WhatsApp, itu hanya ingin mengkonfirmasi suatu berita. Karena yang bersangkutan tidak ada di sekolah dan sulit ditemui,” kata Yudi, yang sebelumnya disebut oknum yang mengaku wartawan dan dituding melakukan intimidasi serta pemerasan,ungkap yudi saat dikonfirmasi pada hari kamis 25 September 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yudi yang merupakan wartawan dari salah satu media online di Kabupaten Ciamis ini menyebut awalnya dia bersama rekannya mencoba melakukan konfirmasi kepada kepala sekolah tersebut.

Namun, kata Yudi, ketika dirinya datang ke sekolah bersama rekannya, kepala sekolah tidak ada di tempat. Dengan alasan izin tidak masuk kantor. Karena masih menyimpan nomor HP kepala sekolah, dia memutuskan untuk mengkonfirmasi melalui telepon WhatsApp.

“Karena sudah tiga kali ditelepon tidak diangkat, saya kemudian mengirim pesan. Namun hanya dibaca saja, tanpa dibalas,” ujarnya.

Baca Juga:  Negara Jebol, APH dan Pertamina di Nilai Tutup Mata"Solar Sulut Tersedot Mafia,Ratusan Sopir Dam Truck Siap Turun Aksi Demo

Yudi menyebut, permasalahan ini pada hari Selasa 23 September 2025,yang dibahas di suatu forum diskusi bersama ketua dan pengurus PGRI Kabupaten Ciamis dengan menghadirkan kepala sekolah SD, Irmawati. Selain itu hadir juga sejumlah wartawan dari berbagai organisasi kewartawanan.

“Dalam forum tersebut yang bersangkutan Irmawati selaku kepala sekolah SDN 2 Sukanagara mengaku diintimidasi lewat pesan WhatsApp. Namun saya tidak merasa melakukan intimidasi. Adapun isi pesannya juga normatif. Hanya sebatas mengkonfirmasi suatu pemberitaan. Namun memang saya mengirim pesan pada malam hari sekitar pukul 21.30 WIB,” katanya.

Selain itu, Yudi juga membantah dirinya melakukan pemerasan terhadap kepala sekolah tersebut, seperti yang dituduhkan pada forum diskusi PGRI Kabupaten Ciamis.

“Sama sekali tidak ada ucapan saya, baik itu melalui pesan maupun perkataan terkait minta uang atau pemerasan. Kalau ada mana buktinya,” ucapnya.

Namun demikian, untuk menjaga kondusifitas, Yudi sudah menyampaikan permintaan maaf jika ada salah penyampaian dalam perkataannya. Permintaan maafnya itu sudah disampaikan melalui Ketua PGRI Kecamatan Jatinagara.

“Karena ada pertemuan juga dengan pihak PGRI Kecamatan Jatinagara. Namun kepala sekolah Ibu Irmawati tidak hadir waktu itu. Tapi saya secara pribadi sudah menyampaikan permintaan maaf jika ada kesalahan dalam penyampaian perkataan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru