Lampung Bidik Investasi Hijau Global, Perkuat Posisi dalam Perdagangan Karbon

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG,- KOMPAS1.id ||  Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong pengembangan investasi hijau dengan membuka peluang kerja sama perdagangan karbon bersama investor internasional. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung agenda global penurunan emisi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penjajakan tersebut dilakukan melalui kunjungan lapangan di kawasan Taman Nasional Way Kambas, yang menjadi salah satu wilayah potensial pengembangan sektor kehutanan berbasis karbon. Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan potensi karbon Lampung kepada mitra strategis di tingkat nasional maupun global.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela Chalim, menegaskan bahwa Lampung memiliki kekuatan sumber daya alam yang selaras dengan komitmen dunia dalam pengurangan emisi karbon. Kawasan hutan, taman nasional, serta program perhutanan sosial dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber nilai ekonomi karbon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perhutanan sosial menjadi model strategis karena masyarakat berperan langsung dalam menanam, merawat, dan menjaga pohon sebagai penyerap karbon (carbon sink). Skema ini tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan warga sekitar hutan.

Baca Juga:  Bupati Tanggamus Bersama Forkopimda dan Anggota DPR RI Resmikan dan Ground Breaking Ruas Jalan Sedayu–Sukaraja–Kanoman Program Inpres Jalan Daerah Tahun 2026

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, menjelaskan bahwa investor yang hadir menunjukkan minat untuk menjajaki perdagangan karbon di Indonesia, dengan Lampung sebagai salah satu lokasi potensial.

Selain kawasan Taman Nasional Way Kambas, potensi karbon juga diperkenalkan dari wilayah perhutanan sosial di Kabupaten Pesawaran. Ia menambahkan, proses perdagangan karbon memerlukan tahapan yang komprehensif, mulai dari pengukuran cadangan karbon, verifikasi independen, hingga skema transaksi di pasar karbon. Kunjungan ini menjadi langkah awal memperkuat posisi Lampung sebagai daerah yang siap mengembangkan ekonomi hijau berbasis kehutanan.

Sebagai bentuk dukungan nasional, Lampung telah ditetapkan sebagai proyek percontohan pengembangan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) Perhutanan Sosial melalui nota kesepahaman antara Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, yang diharapkan menjadi landasan penguatan ekosistem perdagangan karbon di daerah.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru