KOMPAS1.1D
Waktu: Rabu, 15 Juli 2026
Sejumlah asosiasi mitra strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengancam akan melancarkan aksi “gembok dapur” secara nasional jika berbagai persoalan tata kelola penyelenggaraan program ini tidak segera diperbaiki oleh pemerintah.
Ketua Umum Asosiasi Mitra Badan Gizi Nasional Indonesia, Syawaludin Aweng, menyampaikan kekecewaan pihaknya. Ia menegaskan para mitra yang telah memiliki Surat Keputusan (SK) resmi justru kini merasa tidak lagi dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Padahal, para mitra telah menanamkan investasi dana yang sangat besar untuk membangun dan menyiapkan fasilitas dapur pusat maupun distribusi.
Selain itu, Syawaludin menilai pola tata kelola yang diterapkan saat ini sudah tidak selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 yang menjadi landasan penyelenggaraan MBG. Ketidaksesuaian tersebut terlihat antara lain pada ketentuan mengenai standar kapasitas dapur hingga mekanisme pendistribusian layanan ke penerima manfaat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ancaman ini pun telah mendapat perhatian serius dari DPR RI. Sejumlah anggota dewan mendesak pemerintah untuk segera duduk bersama mencari solusi damai. Hal ini penting agar perselisihan antar pihak tidak mengganggu kelancaran penyaluran makanan bergizi bagi masyarakat yang memang membutuhkannya. ***














