Kotabumi — KOMPAS1.id || Ribuan masyarakat dari 23 kecamatan memadati halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara dalam kegiatan Pengajian Akbar yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kabupaten Lampung Utara ke-80 sebagai momentum refleksi dan rasa syukur atas perjalanan panjang pembangunan daerah.
Suasana khidmat mewarnai kegiatan yang turut dirangkai dengan bakti sosial dan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran warga dari berbagai kalangan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memaknai peringatan hari jadi kabupaten yang telah memasuki usia delapan dekade.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., bersama Wakil Bupati Romli, S.Kom., S.H., M.H., perwakilan DPRD Lampung Utara Hj. Megarani, SE., MM., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Dra. Intji Indriati, M.H., serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
Hadir pula sejumlah tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan, di antaranya Ketua KONI Ansori Sabak, Ketua PCNU KH Sonhaji Azis, Rais Syuriah KH Muhajir, Ketua PD Muhammadiyah H. Ahmad Junaidi, S.Pd., MM., Ketua BKMT Hj. Merry, S.Ag., serta Ketua PC Muslimat NU Hj. Chusnuniatun Mutotillah.
Pengajian Akbar menghadirkan penceramah Ustadz Hasan Kosasih yang menyampaikan tausiah keagamaan kepada jamaah.
Suasana semakin hangat dengan kehadiran komedian nasional Aziz Gagap yang turut memberikan pesan-pesan moral dan motivasi kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Hamartoni Ahadis menegaskan bahwa Pengajian Akbar bukan sekadar agenda seremonial peringatan hari jadi daerah, melainkan wujud rasa syukur atas berbagai capaian, keberkahan, dan kemajuan yang telah diraih Kabupaten Lampung Utara selama 80 tahun perjalanan pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, serta berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual.
“Pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan yang mampu menyeimbangkan kemajuan fisik dengan peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakat. Karena itu, momentum hari jadi ke-80 ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai keagamaan, dan bersama-sama membangun Lampung Utara yang lebih maju dan bermartabat,” ujar Bupati.
Melalui Pengajian Akbar tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap semangat kebersamaan, religiusitas, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.














