KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas, Singkirkan Mentalitas “Persulit Daripada Permudah”

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Jakarta, 17 Juni 2026 — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budianto menegaskan perlunya memberantas mentalitas kuno dalam birokrasi, yaitu pola pikir “kalau bisa dipersulit, ngapain dipermudah” yang dinilai menjadi sumber praktik buruk. Untuk memutus rantai pungutan liar serta menghapus pandangan soal “jabatan basah dan jabatan kering”, KPK secara resmi meluncurkan Program Nasional E-Learning ASN Berintegritas di Gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta Pusat, Rabu (17/6).

Peluncuran yang digelar secara hibrida ini dihadiri langsung oleh pimpinan tinggi dari 12 kementerian dan lembaga, serta kepala daerah yang menjadi lokasi percontohan program tersebut. Salah satu yang hadir adalah Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta KGPAA Paku Alam X, yang menerima piagam penghargaan sebagai instansi penyelenggara percontohan pembelajaran integritas berbasis daring.

Dalam arahannya, Setyo Budianto menyatakan program ini menjadi fondasi penting untuk memperbaiki moral dan kinerja aparatur negara. Ia menyoroti kebiasaan oknum yang sengaja memperlambat penyelesaian urusan masyarakat demi keuntungan pribadi.

“Masih ada pola pikir: kalau bisa diperlambat, ngapain dipercepat? Cara pandang seperti ini yang harus dihilangkan, karena berujung pada pungli, gratifikasi, hingga konflik kepentingan,” tegasnya.

Sementara itu, setelah menerima penghargaan, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menyampaikan komitmen penuh pemerintah daerahnya untuk mendukung program ini. Kolaborasi dengan KPK dinilai sejalan dengan arah reformasi birokrasi dan upaya membangun pemerintahan yang bersih serta melayani masyarakat dengan baik.

Program ini diharapkan dapat menyebarkan pemahaman soal integritas secara merata kepada seluruh aparatur negara, sehingga pelayanan publik menjadi lebih cepat, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Mulyoko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pisah Sambut Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, Erwan Kusuma Pindah Tugas, Tatang Kusnawan Jabat Posisi Baru
WARGA BERSYUKUR MILIKI SERTIPIKAT TANAH GRATIS
​BEM BANTEN BERSATU KECAM KERAS PT. MANDIRI AGRO SAMBAS: RUSAK LINGKUNGAN, ANCAM KESEHATAN WARGA, DAN TINDAS HAK BURUH!
Google Chrome: Browser Cepat yang Menguasai Dunia Digital
Dandim 0412/LU Hadiri Ground Breaking Jembatan Aramco Perintis Garuda, Perkuat Konektivitas dan Dorong Ekonomi Warga Tubaba
WARGA KELUHKAN KONDISI JALAN DESA MAYAK YANG RUSAK PARAH AKTIVITAS TERHAMBAT”
SEKITAR 127 RIBU WARGA BANDUNG BARAT TIDAK AKTIF BPJS PBI APBN, PEMDA SIAPKAN ANGGARAN Rp187 MILIAR LEWAT APBD
Korwil Bekasi Media Kompas1.id Sampaikan Apresiasi Kepada Petugas Polsek Setu
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pisah Sambut Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, Erwan Kusuma Pindah Tugas, Tatang Kusnawan Jabat Posisi Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:26 WIB

WARGA BERSYUKUR MILIKI SERTIPIKAT TANAH GRATIS

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:22 WIB

​BEM BANTEN BERSATU KECAM KERAS PT. MANDIRI AGRO SAMBAS: RUSAK LINGKUNGAN, ANCAM KESEHATAN WARGA, DAN TINDAS HAK BURUH!

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:00 WIB

Google Chrome: Browser Cepat yang Menguasai Dunia Digital

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41 WIB

KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas, Singkirkan Mentalitas “Persulit Daripada Permudah”

Berita Terbaru

Berita

WARGA BERSYUKUR MILIKI SERTIPIKAT TANAH GRATIS

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:26 WIB

Berita

Google Chrome: Browser Cepat yang Menguasai Dunia Digital

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:00 WIB