Lampung Utara – KOMPAS1.ID | Setelah melewati masa transisi akibat dinamika internal organisasi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Lampung Utara kini resmi memasuki babak baru.
Kepemimpinan organisasi tersebut secara sah dipercayakan kepada Wawi Aryadi yang telah dilantik dan ditetapkan langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMBI.
Penetapan Wawi Aryadi sebagai Ketua Distrik GMBI Lampung Utara menjadi momentum penting untuk mengakhiri kekosongan kepemimpinan yang sempat terjadi.
Kehadiran kepengurusan baru diharapkan mampu mengembalikan soliditas organisasi sekaligus memperkuat peran GMBI sebagai wadah perjuangan masyarakat bawah di Kabupaten Lampung Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Sekretariat DPP GMBI, Bandung, Jawa Barat, Senin (8/6/2026). Dalam agenda tersebut, DPP GMBI juga melantik kepengurusan Distrik Lampung Tengah dan Distrik Bandung sebagai bagian dari penguatan organisasi di berbagai daerah.
Pengukuhan kepengurusan ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Umum DPP GMBI, Moh. Fauzan Rachman, S.E. Penyerahan mandat tersebut sekaligus menjadi simbol dimulainya era baru kepemimpinan GMBI Lampung Utara yang diharapkan lebih progresif, responsif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam struktur kepengurusan yang baru, Wawi Aryadi akan didampingi oleh Robi Yanto sebagai Sekretaris dan Edi Hanafi, S.E. sebagai Bendahara. Formasi ini dinilai telah memenuhi kebutuhan organisasi untuk menjalankan roda kepemimpinan secara efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Usai dilantik, Wawi Aryadi menegaskan bahwa amanah yang diberikan DPP bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan organisasi.
Menurutnya, GMBI harus hadir sebagai kekuatan sosial yang mampu menjembatani aspirasi masyarakat, memperkuat kontrol sosial, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah.
“Kami tidak ingin hanya hadir sebagai organisasi yang dikenal melalui nama besar.
GMBI Lampung Utara harus hadir melalui kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kepercayaan yang diberikan DPP akan kami jawab dengan program-program yang menyentuh kebutuhan rakyat, memperkuat solidaritas organisasi, dan menjaga marwah perjuangan GMBI,” tegas Wawi Aryadi.
Ke depan, kepengurusan baru telah menyiapkan sejumlah program prioritas, mulai dari pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha mikro, penguatan advokasi dan perlindungan hak-hak masyarakat, pembenahan struktur organisasi hingga tingkat bawah, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta program kepedulian terhadap lingkungan hidup. Seluruh program tersebut akan dijalankan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.
Selain fokus pada program kerja, GMBI Lampung Utara juga berkomitmen menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam setiap kebijakan organisasi.
Kepengurusan baru meyakini bahwa kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui integritas, konsistensi, dan pengabdian yang nyata kepada masyarakat.
Dengan semangat baru yang dibawa dari DPP, seluruh jajaran pengurus dan anggota GMBI Distrik Lampung Utara kini siap bergerak lebih aktif di tengah masyarakat.
Kepemimpinan Wawi Aryadi diharapkan menjadi titik awal kebangkitan organisasi untuk memperkuat peran sosial, memperjuangkan kepentingan rakyat kecil, serta berkontribusi dalam mewujudkan Lampung Utara yang maju, sejahtera, dan bermartabat.
Sumber: LSM GMBI
Editor wep / Kompas1.id














