KOMPAS1.ID
PEKANBARU — Duka mendalam kembali menyelimuti masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh atas musibah kecelakaan maut yang menimpa travel jurusan Pekanbaru–Dumai. Jumlah korban meninggal dunia kembali bertambah setelah satu korban yang sempat menjalani perawatan intensif dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit, Minggu (7/6/2026).
Korban diketahui bernama Raflis bin Muktar, warga Desa Jujun. Almarhum sebelumnya dirawat secara intensif selama lebih kurang dua hari di RS Awal Bros Ayani Pekanbaru akibat luka berat yang dideritanya dalam kecelakaan tersebut. Namun, meski telah mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Rencananya, jenazah almarhum akan diantar ke rumah duka menggunakan ambulans milik Himpunan Keluarga Kerinci Riau (HKKR) untuk selanjutnya disemayamkan dan dimakamkan di kampung halamannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan meninggalnya Raflis bin Muktar, total korban meninggal dunia dalam tragedi kecelakaan travel Pekanbaru–Dumai kini mencapai tujuh orang.
Adapun daftar korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi yakni:
Roka Munanda (30), warga Desa Pondok Agung, Jambi.
Tabrani (60), warga Simpang Empat Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci.
Nuraini (55), warga Simpang Empat Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci.
Rasmida (57), warga Pasir Tamiai, Kecamatan Danau Kerinci.
Maiza.
Raflis bin Muktar, warga Desa Jujun.
Satu korban lainnya yang sebelumnya telah dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, sejumlah korban lainnya masih menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialami. Mereka di antaranya Roplis, Suci Sepdika Sari (17), Sabil Pratama Putra (17), Dona, serta satu korban perempuan yang identitasnya masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Peristiwa tragis tersebut menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat. Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir dari berbagai pihak untuk para korban maupun keluarga yang ditinggalkan.
Babinsa Siak Serma Gopardin, turut menyampaikan rasa belasungkawa atas musibah tersebut.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Semoga seluruh korban yang meninggal dunia husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.
Hingga saat ini, pihak terkait masih terus melakukan pendataan serta penanganan terhadap para korban selamat pascakecelakaan maut tersebut.
Sumber: Babinsa Siak, Putra Sungai Penuh, Serma Gopardin.
(Deni)














