Bandung Kompas1.id
Esensi tertinggi dari sebuah pergerakan komunitas tidak pernah diukur dari seberapa lantang mereka bersuara di ruang publik, melainkan seberapa dalam jejak kemanusiaan yang mereka torehkan dalam sanubari masyarakat. Pada hari Jumat yang penuh berkah ini, komunitas Lendeng North Chapter kembali menegaskan komitmen moral tersebut lewat sebuah aksi nyata. Berpusat di kawasan sejuk Parongpong, Lembang, komunitas ini menyelenggarakan program Bhakti Sosial Khitanan Massal yang dirancang secara matang — sebuah gerakan yang tajam menyasar kebutuhan esensial warga sekaligus menyentuh sisi paling humanis dari nilai persaudaraan.
Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Ketua Chapter Utara, Paul Aprianto, yang bergerak selaras dan solid bersama seluruh jajaran kepengurusan. Langkah ini bukan sekadar pemenuhan agenda seremonial berkala, melainkan wujud kepekaan sosial yang responsif terhadap realitas ekonomi yang dihadapi sebagian warga sekitar. Bagi keluarga kurang mampu, khitanan anak sering kali menjadi beban finansial yang memberatkan, padahal ia merupakan syariat suci sekaligus hak kesehatan mendasar bagi setiap anak. Dengan menjembatani keterbatasan materi dan kewajiban fitrah, gerakan ini hadir sebagai solusi nyata yang menyentuh akar kehidupan masyarakat.
Suasana di lokasi kegiatan tampak sarat kehangatan. Ketakutan yang sempat terlihat di wajah anak-anak peserta perlahan mencair berganti senyum, berkat pendekatan penuh kasih dari panitia dan tim medis. Inilah yang membedakan gerakan Lendeng North Chapter: mereka tidak memandang penerima manfaat sebagai objek belas kasihan, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar yang wajib dihormati martabatnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi sosial ini juga dilandasi nilai spiritual yang kuat, sesuai firman Allah SWT:
“Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan dengan bersyukur.”
— (Q.S. Ad-Duha: 11)
Melalui kepemimpinan Paul Aprianto, komunitas ini berhasil membangun citra baru: bukan sekadar kelompok, melainkan wadah kepedulian yang tegas namun berhati lembut. Kegiatan ini menyampaikan pesan mendalam: sekat sosial akan runtuh seketika ketika ketulusan menjadi dasar tindakan. Ketika seluruh pengurus bahu-membahu menyingkirkan ego demi senyum anak-anak, di situlah nilai kemanusiaan mencapai puncaknya.
Pesan Moral dari Paul Aprianto, Ketua Lendeng North Chapter:
“Kebaikan sejati bukanlah tentang seberapa banyak harta yang kita berikan, melainkan keberanian mendedikasikan waktu, tenaga, dan empati demi menjunjung martabat sesama. Bersyukur bukan sekadar ucapan, melainkan tindakan nyata lewat pengabdian tulus.
Hari ini di bawah udara dingin Lembang, kami hadir bukan untuk pamer identitas, tapi memastikan anak-anak — generasi penerus — tumbuh sehat, percaya diri, dan tahu bahwa mereka hidup di lingkungan yang saling peduli.”
: Lendeng_North.pdf














