Warga Salagedang Soroti Dugaan Mark Up dan Minim Musyawarah Dana Desa 2024-2025, Sekdes No Comment Saat Dikonfirmasi Awak Media.

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA, http://Kompas1.Id – Tim liputan http://Kompas1.Id menerima sejumlah laporan dari warga Desa Salagedang terkait dugaan ketidaksesuaian penggunaan Dana Desa [DD] tahun anggaran 2024-2025.

Warga menilai beberapa kegiatan dan alokasi anggaran APBDes-DD tidak sesuai harapan penerima manfaat dan berpotensi menimbulkan maladministrasi.

Upaya Konfirmasi Buntu Tim telah berupaya mengonfirmasi hal tersebut kepada Kepala Desa Salagedang H. Ahmad Uci S.Pd dan Sekdes Dedi Setiadi pada Selasa 26/5/2026. Melalui pesan dan telepon, Sekdes menjawab “mau koordinasi dulu dengan Pak Kuwu” dan belum memberikan keterangan lebih lanjut hingga berita ini diturunkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Poin-Poin yang Disorot Warga berdasarkan penelusuran dan keterangan sejumlah narasumber, ada empat hal utama yang menjadi sorotan:

1.Dugaan Minimnya Musyawarah.
Sejumlah kegiatan dan anggaran yang masuk APBDes diduga tidak melalui Musyawarah Desa Khusus bersama BPD, RT/RW, tokoh masyarakat, LPMD, dan PKK. Kondisi ini dinilai tidak sejalan dengan UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

2.Pengelolaan oleh TPKD dan LPM.
TPKD dan LPM diduga melanggar PMK No. 145/2023 tentang Pengelolaan Dana Desa dan PMK No. 146/2023 tentang Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa TA 2024. Permendesa PDTT No. 13/2023 juga disinggung terkait prioritas penggunaan DD 2024-2025.

3.Program Ketahanan Pangan 20%
TPKD Salagedang diduga memanipulasi anggaran program khusus 20% dana desa untuk ketahanan pangan bidang pertanian, peternakan, perikanan, serta dana keadaan darurat, infrastruktur, dan Banprov. Laporan Pertanggungjawaban [LPJ] disebut dibuat 100% terserap, namun realisasi di lapangan dinilai tidak 100%.

Baca Juga:  Bupati Pesawaran Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung di Kecamatan Tegineneng

4.Minimnya Transparansi Fisik Kegiatan.
Warga menyebut sejumlah kegiatan tidak memasang prasasti sebagai bentuk keterbukaan informasi publik sesuai Permendagri No. 20/2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Data Alokasi Dana Desa Salagedang

Tahun 2024: Rp 925.267.000
– Tahap 1: Rp 422.977.600 45,71%
– Tahap 2: Rp 502.289.400 54,29%
Alokasi utama meliputi pembangunan jalan lingkungan Rp. 414,2 juta, jalan usaha tani Rp. 180 juta, irigasi tersier Rp. 137,1 juta, posyandu, pelatihan, ketahanan pangan, BLT-DD Rp. 36 juta, dan Banprov Rp. 130 juta.

Tahun 2025: Rp. 956.441.000
– Tahap 1: Rp. 441.936.400 46,21%
– Tahap 2: Rp. 514.504.600 53,79%
Alokasi utama meliputi pembangunan jalan lingkungan dan usaha tani total Rp.609,7 juta, PAUD, posyandu, ketahanan pangan, penyertaan modal Rp. 94 juta, BLT-DD Rp.18 juta, dan Banprov Rp. 130 juta.

Tuntutan Warga
Warga meminta Inspektorat Kabupaten Majalengka berkolaborasi dengan BPKP, Kejati Jabar, dan Subdit Tipikor Polda Jabar untuk turun langsung melakukan pemeriksaan fisik dan administrasi kegiatan DD 2024-2025 di Desa Salagedang.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemdes Salagedang belum memberikan keterangan resmi. http://Kompas1.Id membuka ruang hak jawab bagi pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi.

Zul & Tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar.AA.,S.IP.,MH. Monitoring Penyembelihan Hewan Kurban di LDII Mekarrahayu*
Tragedi Idul Adha 1447 H di Tanjung Raja Utara
TNI Kembali Evakuasi 4 Pendulang Emas Korban Teror OPM di Pegunungan Bintang
Kejagung Tetapkan Mantan Komisioner Ombudsman Yeka Hendra Fatika Tersangka Perintangan Penyidikan Kasus Korupsi CP
Dinas Pendidikan Majalengka Disorot: Nama Perangkat Desa Aktif Masih “Nongkrong” di Dapodik SD Negeri Sunia 2 Meski Tak Mengajar Lagi.
*Bhabinkamtibmas Desa Nanjung Polsek Margaasih Amankan Pemotongan Hewan Kurban*
Idul Adha 1447 H, Bupati Pesawaran Serukan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial
Sapi Kurban Mengamuk dan Lepas Saat Hendak Disembelih, Warga Indramayu Sempat Panik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:29 WIB

*Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar.AA.,S.IP.,MH. Monitoring Penyembelihan Hewan Kurban di LDII Mekarrahayu*

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:26 WIB

Tragedi Idul Adha 1447 H di Tanjung Raja Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:36 WIB

TNI Kembali Evakuasi 4 Pendulang Emas Korban Teror OPM di Pegunungan Bintang

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:18 WIB

Kejagung Tetapkan Mantan Komisioner Ombudsman Yeka Hendra Fatika Tersangka Perintangan Penyidikan Kasus Korupsi CP

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:12 WIB

Warga Salagedang Soroti Dugaan Mark Up dan Minim Musyawarah Dana Desa 2024-2025, Sekdes No Comment Saat Dikonfirmasi Awak Media.

Berita Terbaru

Berita

Tragedi Idul Adha 1447 H di Tanjung Raja Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:26 WIB