TNI Kembali Evakuasi 4 Pendulang Emas Korban Teror OPM di Pegunungan Bintang

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEGUNUNGAN BINTANG Papua, kompas1.id
Koops TNI Habema kembali berhasil mengevakuasi empat orang pendulang emas dari lokasi tambang Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pasca aksi penyerangan dan kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo.

Evakuasi dilakukan pada Selasa (26/5/2026) di tengah situasi keamanan yang masih mencekam usai insiden pembantaian terhadap warga sipil yang menewaskan 11 orang.

Empat warga yang berhasil dievakuasi masing-masing bernama Yudisthira D. Mudina, Wahyudi, Marjuna Antore, dan Nataniel Tandukalu. Mereka dievakuasi menggunakan satu unit perahu long boat dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Iwot, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di lokasi, para pengungsi langsung menjalani pemeriksaan kesehatan serta pendataan oleh aparat terkait.

Dengan tambahan empat korban selamat tersebut, total sebanyak 48 pendulang emas bersama lima pengemudi long boat telah berhasil dievakuasi dari kawasan tambang Kawe menuju Pelabuhan Iwot dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Baca Juga:  Halal Bihalal Ormas Islam Wanita Angkat Semangat Kemandirian Perempuan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol M. Wirya Arthadiguna, mengatakan pihaknya terus meningkatkan pengamanan dan patroli di wilayah rawan guna memastikan situasi tetap terkendali.

“Personel Satgas Koops TNI Habema masih terus meningkatkan patroli keamanan di wilayah tersebut guna memastikan tidak adanya gangguan keamanan yang terjadi kembali,” ujarnya.

Selain melakukan pengamanan, Koops TNI Habema juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendulangan emas ilegal yang bertentangan dengan ketentuan pemerintah. Aktivitas tambang tanpa izin dinilai berpotensi memicu konflik sosial, gangguan keamanan, serta membahayakan keselamatan masyarakat.

Sementara itu, aparat TNI masih terus melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo yang diduga bertanggung jawab atas aksi teror terhadap masyarakat sipil di wilayah Pegunungan Bintang.

Koops TNI Habema menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera.( Mr. Bien ))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar.AA.,S.IP.,MH. Monitoring Penyembelihan Hewan Kurban di LDII Mekarrahayu*
Tragedi Idul Adha 1447 H di Tanjung Raja Utara
Kejagung Tetapkan Mantan Komisioner Ombudsman Yeka Hendra Fatika Tersangka Perintangan Penyidikan Kasus Korupsi CP
Warga Salagedang Soroti Dugaan Mark Up dan Minim Musyawarah Dana Desa 2024-2025, Sekdes No Comment Saat Dikonfirmasi Awak Media.
Dinas Pendidikan Majalengka Disorot: Nama Perangkat Desa Aktif Masih “Nongkrong” di Dapodik SD Negeri Sunia 2 Meski Tak Mengajar Lagi.
*Bhabinkamtibmas Desa Nanjung Polsek Margaasih Amankan Pemotongan Hewan Kurban*
Idul Adha 1447 H, Bupati Pesawaran Serukan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial
Sapi Kurban Mengamuk dan Lepas Saat Hendak Disembelih, Warga Indramayu Sempat Panik
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:29 WIB

*Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar.AA.,S.IP.,MH. Monitoring Penyembelihan Hewan Kurban di LDII Mekarrahayu*

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:26 WIB

Tragedi Idul Adha 1447 H di Tanjung Raja Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:36 WIB

TNI Kembali Evakuasi 4 Pendulang Emas Korban Teror OPM di Pegunungan Bintang

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:18 WIB

Kejagung Tetapkan Mantan Komisioner Ombudsman Yeka Hendra Fatika Tersangka Perintangan Penyidikan Kasus Korupsi CP

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:12 WIB

Warga Salagedang Soroti Dugaan Mark Up dan Minim Musyawarah Dana Desa 2024-2025, Sekdes No Comment Saat Dikonfirmasi Awak Media.

Berita Terbaru

Berita

Tragedi Idul Adha 1447 H di Tanjung Raja Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:26 WIB