KOMPAS1.ID
BANDUNG – Amanat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM, dalam malam kontemplasi peringatan Hari Ulang Tahun Kodam III/Siliwangi menyita perhatian. Di hadapan jajaran perwira, Forkopimda, hingga para purnawirawan, ia menegaskan bahwa nama besar Siliwangi harus dijaga dan digunakan sepenuhnya demi kepentingan rakyat dan kemanusiaan, bukan untuk keuntungan pribadi .
KDM mengingatkan kembali sejarah kekuatan pasukan Siliwangi. Menurutnya, keberhasilan di berbagai operasi tidak semata karena senjata, melainkan kedekatan batin dan kepercayaan yang dibangun bersama masyarakat lewat pendekatan yang humanis dan egaliter. Filosofi itulah yang kini dipegang teguhnya dalam memimpin Jawa Barat, selalu mengedepankan dialog dan nilai kemanusiaan saat menangani masalah sosial hingga konflik lingkungan di berbagai daerah .
“Siliwangi itu bukan sekadar pasukan militer, tapi bagian dari hidup rakyat. Nama besar ini jangan dipakai untuk kepentingan sendiri. Gunakan untuk kemanusiaan, kejujuran, dan keadilan,” tegas KDM di hadapan para prajurit .
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas peran aktif Kodam III/Siliwangi dalam menjaga lingkungan, khususnya lewat program Citarum Harum. Langkah itu dinilai selaras dengan nilai luhur budaya Sunda yang mengajarkan keseimbangan antara alam dan kehidupan manusia, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi TNI dan pemerintah daerah untuk kesejahteraan warga Jawa Barat .














