Aceh Singkil kompas1.id –
Mulyadi manik selaku wakil ketua HIMAPAS menyampaikan, bahwasanya aksi ini adalah pemantik dari gerakan kami yang sebelumnya mau melakukan aksi demonstrasi pada hari ini yang kami undur.
Disebabkan para pemangku kebijakan sedang berada diluar daerah, dan aksi ini adalah wujud dari kekecewaan kami, selaku pemuda dan mahasiswa kepada pemerintah aceh.
Sebab sampai hari ini kami lihat perusahaan PT. ENSEM LESTARI yang notabennya ijin operasinya yang sudah di jabut namun sampai hari ini masih beroperasi.
Berdasarkan amar ke LIMA : Dalam hal pengenaan sanksi pencabutan sebagaimana dimaksud dalam Amar
KETIGA, Pelaku Usaha wajib menghentikan seluruh kegiatan usahanya.
Bunyi surat Pengenaan Sangsi Administratif
Pencabutan Sertifikat Standar
Atas Nama PT ENSEM LESTARI.
Jelas kami menduga pemerintah aceh abai akan singkil, dan pemerintah aceh membiarkan oligarki bersarang di bumi syekh Abdurrauf tanoh metuah.
Dari ini kami mengajak kawan-kawan seperjuangan, untuk sadar akan keadaan tanah dan lingkungan aceh singkil yang hari ini, sarang oligarki yang kebal hukum.
sabri reporter
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT














