KOMPAS1.ID
MAJALENGKA – Kantor Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, disegel oleh ratusan warga pada Senin, 25 Mei 2026. Aksi protes ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat yang menuntut Kepala Desa, Kohar Muzakir, segera mundur dari jabatannya.
Penyegelan dilakukan usai warga berkumpul mendatangi kantor desa. Massa menilai kepala desa tidak transparan dalam mengelola keuangan desa. Tuduhan yang dilontarkan warga, selama menjabat sejak tahun 2022 lalu, Kohar Muzakir tidak pernah menyerahkan laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa maupun Pendapatan Asli Desa (PADes) kepada masyarakat. Selain itu, warga juga menilai tidak ada program kerja yang jelas dan nyata yang dirasakan manfaatnya.
Saat aksi berlangsung, Kepala Desa Kohar Muzakir diketahui tidak berada di tempat. Karena kecewa, warga pun sepakat menutup dan menyegel pintu utama kantor desa agar tidak bisa digunakan sementara waktu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat pun membenarkan keluhan warga. Ia mengaku sama sekali tidak pernah menerima laporan keuangan maupun laporan kinerja dari kepala desa selama masa jabatan berjalan.
Mendapat laporan adanya aksi massa, pihak kepolisian dari Polsek Jatitujuh segera bergerak ke lokasi guna mengamankan situasi dan memastikan ketertiban. Hingga saat ini, suasana di lokasi terpantau aman dan kondusif, namun warga tetap bertahan menuntut aspirasi mereka dipenuhi.
Warga berharap pemerintah daerah dan pihak berwenang segera menindaklanjuti masalah ini, serta meminta agar seluruh aliran dana yang masuk ke desa dapat diperiksa dan dipertanggungjawabkan secara jelas dan terbuka. ***Red














