KUNINGAN, Kompas1.Id
– Polemik yang melanda Desa Babakanjati Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan Jawa Barat. semakin menjadi sorotan publik. Di tengah dugaan carut marut pengelolaan Dana Desa dan Mal-Adminitrasi di Pelaporan Pertanggungjawaban LPJ, kini muncul persoalan lain yang dinilai lebih menampar : Bendera Merah Putih yang sudah sobek, lusuh masih terpasang dan berkibar di halaman desa.
Pemandangan tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak, banyak yang menilai kondisi itu bukan hanya sekadar kelalaian, tetapi juga mencerminkan lemahnya penghormatan terhadap simbol negara di lingkungan Pemerintah Desa Babakanjati Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan.
Padahal, Desa merupakan tempat utama menanamkan nilai kebangsaan dan rasa hormat terhadap lambang negara kepada Publik. namun yang terlihat di Kantor Desa Babakanjati justru sebaliknya. Bendera yang telah rusak dan sobek tetap dibiarkan berkibar di tiang depan Kantor Desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lipsus Kompas1.Id menyambangi Kantor Desa Babakanjati Rabu 21 Mei 2026, mengaku sangat prihatin atas kondisi tersebut. serta menilai mengganti bendera yang rusak seharusnya menjadi hal sederhana yang tidak memerlukan proses rumit maupun anggaran besar.
“Ini soal penghormatan kepada simbol negara. kalau bendera sudah sobek seharusnya langsung diganti. Sangat disayangkan jika di lingkungan Desa justru dibiarkan seperti itu.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada klarifikasi dari pihak Pemerintahan Desa Babakanjati.
Bersambung.
Red & Tim.














