Utamakan Keadilan Restoratif, Satreskrim Polres Garut Gelar Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Garut – Satreskrim Polres Garut melalui Unit I Tipidter melaksanakan kegiatan Gelar Perkara Khusus terkait penyelesaian perkara melalui mekanisme Restorative Justice (RJ), Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Gelar Perkara Sikum Polres Garut mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai.

Gelar perkara dipimpin dan dihadiri sejumlah pejabat serta personel terkait, di antaranya KBO Reskrim, Kasiwas Polres Garut, personel Satreskrim, Sipropam, Sikum Polres Garut, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pelapor, terlapor, kuasa hukum pelapor, hingga Kepala Desa Mekarsari Kecamatan Bayongbong.

Perkara yang digelarkan berkaitan dengan Laporan Informasi Nomor: R/LI-287/X/2024/Reskrim tanggal 23 Oktober 2024 mengenai dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan yang terjadi pada 5 Agustus 2024 di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaan gelar perkara tersebut, seluruh peserta menyepakati penyelesaian perkara melalui pendekatan Restorative Justice. Kesepakatan tersebut menjadi langkah penyelesaian perkara dengan mengedepankan musyawarah, pemulihan hubungan para pihak, serta asas keadilan yang humanis.

Baca Juga:  *"DUGAAN KSOP BITUNG LANGKAHI KEWENANGAN DIR KPLP.! SCRAPING BELASAN KAPAL DI TANDURUSA JADI SOROTAN NASIONAL"*

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin, S.H., menyampaikan bahwa pendekatan Restorative Justice merupakan salah satu upaya penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada penghukuman, tetapi juga penyelesaian yang memberikan rasa keadilan bagi semua pihak.

“Restorative Justice menjadi salah satu bentuk penyelesaian perkara dengan mengedepankan musyawarah dan kesepakatan bersama, sehingga diharapkan dapat menciptakan solusi yang baik dan menjaga hubungan sosial di masyarakat,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Satreskrim Polres Garut akan melengkapi administrasi penghentian penyelidikan, mengirimkan pemberitahuan penghentian penyelidikan kepada pelapor dan terlapor, serta menyampaikan SP2HP kepada pelapor.

Reporter Wa Ratno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru