*MAKNA KELUARGA DI RUANG KANTOR*

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompas1.id

Oleh : Idat Mustari**
Makna keluarga tidak terbatas pada hubungan sedarah, atau keturunan, namun lebih luas lagi hingga keluarga bukan lagi soal sedarah tapi mereka yang dipersatukan dalam satu visi, misi demi menggapai cita-cita yang sama. Maka keluarga pun bukan lagi hubungan antara adik dan kakak, tapi juga ada di ruang kantor antara sesama karyawan, atasan dan bawahan. Oleh karena itu kita pun sering mendengar ungkapan di kantor-kantor pemerintah ataupun swasta,”Mari kita tinggkatkan kekeluargaan di antara sesama karyawan.” Atau saat menerima karyawan anyar,”Selamat datang di keluarga besar PT…”

Tentu saja makna kekeluargaan di kantor bertujuan menciptakan suasana kerja yang harmonis, saling mendukung, dan memiliki rasa saling memiliki antar karyawan dan pimpinan layaknya hubungan adik dan kakak, orang tua dan anak. Budaya kekeluargaan di kantor adalah upaya menjalin kedekatan dan keterbukaan antar pegawai maupun dengan pimpinan, mengurangi rasa canggung dan menciptakan suasana kerja yang nyaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun anehnya hubungan keluarga itu tak seperti keluarga sebab diam-diam diantara sesama karyawan dan pimpinan memendam rasa iri, dengki. Kita duduk di ruangan yang berdekatan tapi diam-diam menyimpan jarak, prasangka bahkan persaingan yang tak sehat. Di belakang antar sesama karyawan dan pimpinan berseliweran ghibah akibatnya membentuk opini yang samar, sebab tak berani berbicara langsung

Baca Juga:  Listrik Tak Stabil, Warga Tiga Kampung di Banjit Geram: PLN Dinilai Lamban dan Abaikan Keluhan

Layakna di keluarga feodal yang tak membolehkan adanya kritik, sebab kritik dianggap serangan, perbedaan pendapat dilihat sebagai ancaman. Tak ada ruang dialog atasan dengan bawahan. Tentu saja ini akan sangat merugikan kinerja perusahaan, sebab perusahaan yang kinerjanya bagus lahir dari komunikasi yang saling menghargai bukan dominasi kekuasaan.

Ikatan yang terjalin atas nama kekeluargaan akan memperlakukan orang lain seperti keluarga sendiri, keluarga dalam arti sedarah. Lantas, relasi yang terbangun adalah horizontal atau setara. Kekeluargaan berasal dari kata dasar keluarga yang merupakan unit terkecil dari kelompok sosial. Keluarga secara harfiah terdiri dari bapak, ibu, dan anak. Sekalipun antar individu dianggap setara, peran yang ada dalam keluarga menyiratkan adanya hierarki atau hubungan yang berjenjang.

Kekeluargaan mengandung relasi yang horizontal dan vertikal bergantung pada konteksnya. Dalam memahami arti kekeluargaan, hormat adalah sikap penting. Hormat berarti mengakui kehadiran orang lain dengan perannya masing-masing, tanpa saling mencibir dan merendahkan satu sama lain. Mustahil rasa kekeluargaan hadir tanpa rukun dan saling hormat.

Keluarga yang sakinah mawadah wa rahmah hanya lahir dari mereka yang bisa saling mengasihi, saling menyempurnakan dan itu hanya dikarenakan hati yang bersih. Jika tidak, maka makna kekeluargaan di kantor hanyalah jargon belaka.

*Penulis buku Bekerja karena Allah dan Komisaris BUMD Kab Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MAHASISWA UNPAD SERAHKAN KAJIAN KEKERASAN APARAT KEPADA KAPOLDA JABAR, INI TANGGAPAN IRJEN PIPIT RISMANTO
Krisna Alamsyah Serap Aspirasi Masyarakat melalui Reses
PENGEROYOKAN WARTAWAN DI JALAN RAYA CIBUBUR PERMAI — MELANGGAR UU PERS & KUHP, PELAKU TERANCAM PIDANA BERLAPIS
Himpunan Mahasiswa Pelajar Aceh Singkil (HIMAPAS) Pertanyakan Urgensi Hingga Dugaan Konflik Kepentingan
🇮🇩 MERIAHKAN HUT RI KE-81, PJS DESA BOJONG MALAKA GELAR LOMBA MANCING MANIA DI KOLAM MILIK DESA
4 KEMAMPUAN INTI DALAM PROGRAM “JIAR MENGAJI” SMPN 1 ARJASARI BINAAN H. DENI PERMANA.
1 Tahun 6 Bulan Memimpin, Janji Kampanye Bupati Sapriadi Oyon–Hamzah Ditagih: Rakyat Menunggu Bukti, Bukan Janji
Ir. Aep Dedi Kenang Perjuangan Bersama Para Pendukung Setia
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:31 WIB

MAHASISWA UNPAD SERAHKAN KAJIAN KEKERASAN APARAT KEPADA KAPOLDA JABAR, INI TANGGAPAN IRJEN PIPIT RISMANTO

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Krisna Alamsyah Serap Aspirasi Masyarakat melalui Reses

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:53 WIB

PENGEROYOKAN WARTAWAN DI JALAN RAYA CIBUBUR PERMAI — MELANGGAR UU PERS & KUHP, PELAKU TERANCAM PIDANA BERLAPIS

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Himpunan Mahasiswa Pelajar Aceh Singkil (HIMAPAS) Pertanyakan Urgensi Hingga Dugaan Konflik Kepentingan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 05:31 WIB

🇮🇩 MERIAHKAN HUT RI KE-81, PJS DESA BOJONG MALAKA GELAR LOMBA MANCING MANIA DI KOLAM MILIK DESA

Berita Terbaru

Berita

Krisna Alamsyah Serap Aspirasi Masyarakat melalui Reses

Sabtu, 22 Agu 2026 - 11:12 WIB