Serba Serbi Kunjungan Wapres Gibran ke Lampung, Didampingi Relawan BaraJP

Berita, Daerah728 Dilihat

BANDAR LAMPUNG,– KOMPAS1.id || Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menjalani kunjungan kerja perdana ke Provinsi Lampung pada Jumat, 8 Mei 2026.

Kunjungan ini mendapat dukungan penuh dari Relawan BaraJP yang turut mengawal setiap agenda di berbagai titik strategis.

banner 336x280

Pesawat kepresidenan yang membawa Wapres mendarat di Bandara Radin Inten II, Branti Natar, sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan Gibran disambut hangat oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, serta Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Dwita Ria Gunadi.

Di tengah kerumunan penyambutan, Relawan BaraJP juga hadir membawa spanduk dukungan, menegaskan semangat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Agenda pertama Wapres adalah meninjau _Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP)_ di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Di sini, Gibran memeriksa langsung fasilitas modern seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), gudang beku portabel, hingga pabrik es portabel yang dibangun untuk memperkuat rantai pascapanen nelayan.

“Maksimalkan fasilitas dan pelayanan agar masyarakat bisa fokus mencari ikan dan meningkatkan hasil produksi,” ujar Wapres di hadapan para nelayan.

Kepala Desa Margasari, Wahyu Jaya, menyambut baik kehadiran fasilitas tersebut. Menurutnya, gudang beku dan Sentra Kuliner (Senkul) tidak hanya membantu penyimpanan hasil tangkapan, tapi juga membuka peluang wisata pesisir berbasis kuliner ikan khas daerah.

Dari Lampung Timur, Wapres melanjutkan kunjungan ke _SMKN 4 Bandar Lampung_. Ia melihat langsung perkembangan program pendidikan vokasi yang menjadi pilar penyiapan tenaga kerja terampil dan siap pakai di Lampung.

Langkah ini sejalan dengan prioritas pemerintah pusat dalam membangun SDM unggul untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Sekitar pukul 14.05 WIB, Wapres meninjau _RSUD A. Dadi Tjokrodipo, Bandar Lampung_. Didampingi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Gubernur Lampung, dan Direktur RSUD dr. Tety Herawati, Gibran memantau pelayanan BPJS Kesehatan sekaligus progres pembangunan gedung penyakit dalam setinggi 10 lantai. Gedung ini diproyeksikan menjadi pusat layanan terpadu untuk penyakit jantung, hati, dan saraf otak, sehingga masyarakat Lampung tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah.

Direktur RSUD dr. Tety Herawati menyampaikan bahwa Wapres merespons positif rencana pengembangan rumah sakit tersebut. Pemerintah pusat disebut siap mendukung percepatan pembangunan dan pengadaan alat kesehatan berteknologi tinggi.

Menutup rangkaian pagi hingga siang, Wapres melaksanakan salat Jumat di _Masjid Al-Furqon, Bandar Lampung_, sebelum melanjutkan agenda sore harinya.

Di sela kunjungan, DPD BaraJP Lampung menyampaikan empat isu krusial kepada Wapres:

1. Ketahanan pangan – Stok beras di gudang Bulog Lampung saat ini melimpah akibat panen raya. Namun Bulog mengalami kendala keterbatasan kapasitas gudang sehingga stok masih menumpuk.
2. Akses jalan desa – Masih ada 9 desa di Lampung yang belum memiliki akses jalan layak hingga saat ini.
3. Permasalahan tambang rakyat – Diperlukan kejelasan regulasi dan pembinaan agar tambang rakyat dapat berjalan aman dan legal tanpa merusak lingkungan.
4. Audiensi dengan DPP BaraJP – Wapres menyatakan akan mengatur jadwal audiensi dengan DPP BaraJP dan menyampaikan salam hormat kepada Ketua Umum DPP BaraJP, Willem Frans Ansanay.

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *