Kota Bogor berubah menjadi lautan manusia saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Kirab Mahkota Binokasih,

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 03:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor Kompas1.Id
Kota Bogor berubah menjadi lautan manusia saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Kirab Mahkota Binokasih, Jumat malam (8/5/2026). Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang Jalan Batutulis hingga Suryakencana hanya demi melihat langsung sosok yang akrab disapa KDM tersebut.

Sejak tiba sekitar pukul 19.35 WIB di Museum Pajajaran, suasana langsung pecah. Warga yang sudah menunggu sejak sore berteriak histeris sambil mengangkat ponsel untuk merekam kedatangan orang nomor satu di Jawa Barat itu. Teriakan “Bapak Aing!” terdengar bersahut-sahutan dari berbagai arah.

KDM datang mengenakan pakaian adat Sunda serba putih lengkap dengan totopong putih. Ia disambut langsung oleh Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dan Bupati Bogor Rudy Susmanto. Ketiganya tampil kompak dengan busana adat yang membuat suasana kirab terasa semakin sakral dan penuh wibawa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi dimulai dengan ritual lesehan di Museum Pajajaran. Menariknya, suasana mendadak hening saat ritual berlangsung. Tak ada teriakan warga ataupun sorakan massa. Semua mata tertuju pada prosesi yang juga melibatkan putri KDM, Ni Hyang, yang tampil mengenakan pakaian putih dengan hiasan bunga melati di kepala.

Baca Juga:  Nostalgia Wabup Agus Suranto di SMAM Gisting: Dari Alumni, Kini Kembali Menginspirasi

Namun suasana berubah total ketika KDM mulai menunggangi kuda putih untuk memimpin kirab budaya. Warga langsung berdesakan mendekat. Banyak yang nekat menerobos kerumunan hanya untuk bersalaman atau sekadar melihat dari jarak dekat. Petugas keamanan bahkan beberapa kali harus mengurai kepadatan massa yang membludak.

Sepanjang perjalanan kirab, suara angklung menggema di tengah jalanan Kota Bogor. Warga yang berdiri di trotoar Jalan Batutulis, Jalan Siliwangi, hingga Suryakencana kompak bersorak mengikuti irama kesenian tradisional. Meski hujan gerimis mulai turun, kerumunan tidak juga bubar. Mereka tetap bertahan sampai rombongan Kirab Mahkota Binokasih tiba di Lawang Suryakencana sekitar pukul 21.15 WIB.  ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Hamartoni Hadiri Hari Bhayangkara Ke-80, Tegaskan Sinergi Pemda dan Polri Perkuat Keamanan Lampung Utara
Ayah dan Anak Hilang Usai Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil, Tim SAR Diminta Bergerak Cepat
Polres Aceh Singkil Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat
Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil Ayah dan Anak Terombang-ambing di Sekitar Pulau Birahan ‎
Warga Desa Suka Damai Harapkan Lampu Jalan Segera Diaktifkan kembali ‎Rabu, 1 Juli 2026
Polsek Umpu Semenguk Amankan Diduga Pelaku Penggelapan Getah Karet di Negeri Agung
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Gelar Upacara Pensucian Tunggul Kesatuan
Pesantren Darul Muta’allimin Tingkatkan Kapasitas Tim Media Lewat Pelatihan Canva dan AI Selama Tiga Hari
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:08 WIB

Bupati Hamartoni Hadiri Hari Bhayangkara Ke-80, Tegaskan Sinergi Pemda dan Polri Perkuat Keamanan Lampung Utara

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:43 WIB

Ayah dan Anak Hilang Usai Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil, Tim SAR Diminta Bergerak Cepat

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:39 WIB

Polres Aceh Singkil Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:36 WIB

Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil Ayah dan Anak Terombang-ambing di Sekitar Pulau Birahan ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:54 WIB

Warga Desa Suka Damai Harapkan Lampu Jalan Segera Diaktifkan kembali ‎Rabu, 1 Juli 2026

Berita Terbaru