Video Viral BBM Subsidi di Melawi Diklarifikasi: SPBU Tegaskan Pengisian Berdasarkan Surat Resmi Desa

Berita, Daerah415 Dilihat

Melawi – KOMPAS1.id ||  Pihak manajemen SPBU akhirnya angkat bicara terkait video viral di TikTok yang menuding adanya penyalahgunaan BBM subsidi.

banner 336x280

SPBU menegaskan, pengisian BBM yang terekam dalam video tersebut dilakukan secara sah dan mengacu pada Surat Rekomendasi resmi dari Pemerintah Desa Nusa Kenyikap, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi.

Manager SPBU, Dayang Surahmi, menjelaskan bahwa surat rekomendasi tersebut telah diterbitkan sejak 2022 atas nama Monika Dayau. Dokumen itu diperuntukkan mendukung operasional kios BBM yang melayani kebutuhan masyarakat di wilayah desa.

Dalam surat tersebut, tercantum alokasi pembelian BBM secara rinci: Pertalite sebanyak 150 liter per hari dan Solar 400 liter per hari, dengan lokasi pengisian di SPBU PT Melawi Jaya Abadi 3.

“Kami tegaskan, pengisian yang terlihat dalam video bukan aktivitas ilegal. Semua dilakukan berdasarkan surat resmi dari pemerintah desa,” ujar Dayang, Kamis (7/5/2026).

Ia menekankan bahwa setiap distribusi BBM subsidi di SPBU dijalankan sesuai prosedur.

Pembelian menggunakan surat rekomendasi wajib melalui proses verifikasi dokumen dan pencatatan data sebelum pengisian dilakukan.

“Identitas penerima, jenis usaha, hingga jumlah alokasi sudah jelas tertuang dalam surat. Semua terdata dan terkontrol,” tegasnya.

Dayang juga menjelaskan, pihak SPBU tetap memprioritaskan pengisian untuk kendaraan dengan tangki standar, terutama dengan mempertimbangkan ketersediaan stok. Namun, masyarakat di daerah terpencil yang membawa surat resmi tetap dilayani sesuai ketentuan.

“Kami tetap mempertimbangkan kebutuhan operasional warga di wilayah jauh, selama dokumen lengkap dan sesuai aturan,” katanya.

Terkait pengisian Pertalite dalam video, Dayang menambahkan bahwa volume telah dibatasi sesuai ketentuan teknis.

“Pengisian Pertalite kami batasi 60 liter dan tetap menggunakan sistem scan barcode,” jelasnya.

Manajemen SPBU memastikan seluruh layanan dilakukan secara transparan dan memiliki dasar administrasi yang jelas. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk diawasi atau diperiksa oleh instansi terkait.

“Kami berharap masyarakat tidak langsung menyimpulkan tanpa melihat fakta utuh. Kami terbuka untuk pengawasan kapan pun diperlukan,” tegas Dayang.

Sebagai penutup, pihak SPBU menegaskan komitmennya menjaga distribusi BBM subsidi tetap tertib dan sesuai regulasi.

“Kami berkomitmen menjalankan distribusi BBM secara transparan dan sesuai aturan,” tutupnya.

 

(Tim Red | Reporter: Didy)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *