Kompas1.id
Halmahera Barat, — 7 Mei 2026 Kondisi jalan pesisir yang mengalami kerusakan parah di wilayah pesisir Kabupaten Halmahera Barat kembali menuai sorotan dari kalangan pemuda. Salah satu titik jalan yang mengalami longsor dan amblas dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat serta mengancam aktivitas transportasi warga.
Pemuda Sasura, Ifan Djalali, meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat agar tidak tutup mata terhadap kondisi infrastruktur jalan pesisir yang semakin memprihatinkan.
Menurutnya, kerusakan jalan tersebut bukan hanya persoalan infrastruktur biasa, tetapi menyangkut keselamatan masyarakat yang setiap hari melintas untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
“Kami meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat segera turun tangan dan mengambil langkah cepat sebelum memakan korban. Kondisi jalan saat ini sangat berbahaya, apalagi ketika hujan deras. Jangan tunggu ada korban jiwa baru bergerak,” tegas Ifan Djalali.
Ia menilai, jalan pesisir merupakan akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat antarwilayah. Karena itu, pemerintah harus menjadikan persoalan ini sebagai prioritas pembangunan, bukan sekadar janji tahunan tanpa realisasi nyata.
Ifan juga mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam melihat kebutuhan dasar masyarakat pesisir yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian maksimal, khususnya terkait pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.
“Masyarakat pesisir juga berhak mendapatkan akses jalan yang aman dan layak. Jangan sampai wilayah pesisir hanya diingat saat momentum politik, tetapi dilupakan ketika masyarakat membutuhkan perhatian nyata,” lanjutnya.
Selain meminta penanganan darurat, Pemuda Sasura juga mendesak agar pemerintah segera melakukan pembangunan permanen di titik-titik rawan longsor dan abrasi, sehingga kerusakan yang sama tidak terus berulang setiap musim hujan.
Mereka berharap Dinas terkait bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dapat segera melakukan survei lapangan dan mengambil tindakan cepat demi mencegah terputusnya akses transportasi masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Ifan Djalali menegaskan bahwa suara masyarakat pesisir tidak boleh diabaikan.
“Jalan ini digunakan rakyat setiap hari. Pemerintah harus hadir dan menunjukkan keberpihakan nyata kepada masyarakat, bukan hanya lewat janji, tetapi lewat tindakan konkret.”
(Noval/IvalD)
















