Gunung Dukono Erupsi Dahsyat, Kolom Abu Membumbung 10 Kilometer, Langit Halmahera Utara Menghitam

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id ||HALMAHERA UTARA – Suasana pagi di Maluku Utara mendadak berubah dramatis. Gunung Dukono kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi dengan melontarkan kolom abu raksasa yang membumbung tinggi ke angkasa, Jumat (8/5/2026) pagi.

Berdasarkan laporan resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 07.41 WIT. Tekanan gas yang sangat kuat mendorong material vulkanik hingga mencapai ketinggian sekitar 10.000 meter di atas puncak kawah.

Secara visual, kolom abu tampak sangat tebal dengan gradasi warna putih, kelabu, hingga hitam pekat. Material vulkanik terlihat bergerak ke arah utara, membentuk tabir gelap yang menyelimuti sebagian cakrawala, menandakan besarnya volume abu yang dimuntahkan gunung api tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PVMBG mengingatkan sejumlah hal penting kepada masyarakat:

• Kolom abu mencapai 10 kilometer, berpotensi mengganggu jalur penerbangan serta aktivitas warga di sekitar wilayah terdampak.

Baca Juga:  17 Personel Polres Lampung Utara Dapat Penghargaan Usai Berhasil Ungkap Kasus 3C

• Masyarakat dan wisatawan diminta tidak beraktivitas di zona bahaya sesuai radius yang telah ditetapkan.

• Penggunaan masker sangat dianjurkan guna mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik.

Hingga berita ini diturunkan, tim PVMBG masih melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas kegempaan dan tremor di Gunung Dukono. Erupsi ini kembali menjadi pengingat bahwa kawasan Maluku Utara berada di jalur aktif “Ring of Fire” atau Cincin Api Pasifik, salah satu zona vulkanik paling aktif di dunia.

Masyarakat diimbau tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti seluruh informasi resmi dari pihak berwenang guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

 

Bob Hariawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Lagi Sekadar Kritik, DPP JMI Tempuh Jalur Hukum terhadap Sekda OKU”
Lingkungan vs Ekonomi: Warga Tanjung Merah Tagih Ketegasan Pemkot & Polres Bitung Soal PT Futai
Ribuan Massa GEMPAR Gelar Aksi Damai di Halaman Kantor Bupati Tasikmalaya
Aktivis GAMMA Diperiksa, Polres Lebak Dalami Dugaan Penghinaan Saat Audiensi di PUPR Lebak
Terminal Cicaheum Resmi Berhenti Beroperasi, Seluruh Layanan Bus Dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang
DESA KAWUNGSARI KECAMATAN CIBEUREUM TUNTASKAN GEDUNG KOPERASI MERAH PUTIH DUKUNG ASTA CITA EKONOMI DESA.
BERITA ACARA PENGAWASAN PENYELENGGARAAN ANGGARAN
Prabowo: Persatuan dan Kolaborasi Kunci Wujudkan Kemandirian Ekonomi Berbasis Riset
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 13:47 WIB

Tak Lagi Sekadar Kritik, DPP JMI Tempuh Jalur Hukum terhadap Sekda OKU”

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Lingkungan vs Ekonomi: Warga Tanjung Merah Tagih Ketegasan Pemkot & Polres Bitung Soal PT Futai

Senin, 29 Juni 2026 - 09:52 WIB

Ribuan Massa GEMPAR Gelar Aksi Damai di Halaman Kantor Bupati Tasikmalaya

Senin, 29 Juni 2026 - 05:11 WIB

Terminal Cicaheum Resmi Berhenti Beroperasi, Seluruh Layanan Bus Dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang

Senin, 29 Juni 2026 - 02:55 WIB

DESA KAWUNGSARI KECAMATAN CIBEUREUM TUNTASKAN GEDUNG KOPERASI MERAH PUTIH DUKUNG ASTA CITA EKONOMI DESA.

Berita Terbaru