VIRAL! Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Ngaku Disiksa Polisi Saat Diinterogasi

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU KOMPAS1.ID
– Persidangan kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, kembali menjadi sorotan publik setelah video yang memperlihatkan terdakwa mengaku disiksa aparat saat proses penyidikan viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terdakwa Ririn Rifanto tampak emosi dan bersikeras menyampaikan bahwa dirinya bukan pelaku utama. Ia juga mengaku mengalami kekerasan fisik saat diperiksa di kepolisian, bahkan mengklaim kakinya patah akibat perlakuan tersebut.

Kronologi dan Situasi Sidang
Kejadian ini terjadi pada sidang yang digelar Rabu (29/4/2026) di Pengadilan Negeri Indramayu. Situasi sempat memanas ketika Ririn terus berusaha menyampaikan pernyataannya kepada wartawan usai sidang ditutup.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut kuasa hukumnya, Toni RM, emosi kliennya dipicu oleh keputusan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menolak menghadirkan Prio Bagus Setiawan – terdakwa lain dalam kasus ini – sebagai saksi pada sidang berikutnya. Padahal, dalam berkas perkara, nama Prio tercantum jelas sebagai saksi yang penting untuk mengungkap fakta.

Baca Juga:  Kehangatan Diaspora Sambut Presiden Prabowo di Seoul: Bangga, Haru, dan Penuh Antusiasme

Latar Belakang Kasus
Kasus pembunuhan ini terjadi pada Agustus 2025 lalu, di mana lima anggota keluarga tewas dan jasadnya dikubur di lubang di halaman belakang rumah mereka. Korban terdiri dari Budi Awaludin, istrinya Euis Juwita Sari, dua anak mereka, serta ayah Budi.

Motif pembunuhan diduga bermula dari masalah uang sewa mobil sebesar Rp750.000 yang memicu dendam antara pelaku dan korban. Ririn dan Prio didakwa dengan pasal berlapis, termasuk pembunuhan berencana yang mengancam hukuman mati.

Hingga saat ini, pihak kepolisian maupun kejaksaan belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan penyiksaan yang dilontarkan terdakwa. Kasus ini pun semakin menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat yang menuntut proses hukum yang adil dan transparan.***

#PembunuhanIndramayu #SidangViral #KasusPembunuhan #HukumAdil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan
Desa Landau Badai: Bersatu Mewujudkan Desa yang Maju dan Sejahtera
Koramil 412-02/Sungkai Selatan Bersama Warga Kebut Pengecoran Pondasi Jembatan Perintis Garuda, Akses Dua Desa Segera Terhubung
Semangat Gotong Royong Warga Dusun Sumber Maju: Perbaiki Jalan Penggah di Tengah Minimnya Perhatian Infrastruktur
Pembangunan Drainase di Dusun V Desa Bindu Dimulai, Tingkatkan Infrastruktur dan Cegah Genangan Air
Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Strategis, Luncurkan Roadmap Indonesia–Belarus 2026–2030
Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Rumah Warga, Polsek Banjarwangi cek TKP Kebakaran
Aksi Damai di Lapas Kotabumi, TRINUSA Desak Bersihkan Dugaan Praktik Narkoba, HP Ilegal dan Pungli
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:26 WIB

Desa Landau Badai: Bersatu Mewujudkan Desa yang Maju dan Sejahtera

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:08 WIB

Koramil 412-02/Sungkai Selatan Bersama Warga Kebut Pengecoran Pondasi Jembatan Perintis Garuda, Akses Dua Desa Segera Terhubung

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:56 WIB

Semangat Gotong Royong Warga Dusun Sumber Maju: Perbaiki Jalan Penggah di Tengah Minimnya Perhatian Infrastruktur

Jumat, 3 Juli 2026 - 02:44 WIB

Pembangunan Drainase di Dusun V Desa Bindu Dimulai, Tingkatkan Infrastruktur dan Cegah Genangan Air

Berita Terbaru