JEMBATAN MENGKURAI SINTANG RUSAK PARAH, LUBANG MENGANGA ANCAM NYAWA WARGA

Berita466 Dilihat


Sintang, Kalimantan Barat, 30 April 2026 – Kondisi Jembatan Mengkurai yang terletak di Kabupaten Sintang kini memprihatinkan dan berada dalam kondisi membahayakan jiwa. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan yang sangat parah pada badan jembatan, dengan lubang besar yang menganga di bagian tengah hingga memperlihatkan rangka kayu yang sudah lapuk, hancur, dan rapuh.

Meskipun kondisinya sudah sangat memprihatinkan, jembatan ini masih tetap digunakan oleh masyarakat setiap hari. Terlihat dalam dokumentasi foto, sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa melintas dengan sangat pelan, layaknya “meniti nasib” di atas struktur yang sewaktu-waktu bisa ambruk.

banner 336x280

Melintas dengan Rasa Cemas

Kondisi papan lantai jembatan yang sudah lapuk, patah, dan tidak rata memaksa setiap pengguna jalan harus waspada ekstra. Beberapa bagian yang rusak bahkan hanya ditambal seadanya dengan papan tambahan yang tidak menjamin kekuatan dan keamanan.

Lubang besar di tengah jembatan menjadi ancaman paling nyata. Tanpa adanya pembatas atau pengaman yang layak, risiko kendaraan terperosok sangat tinggi, terutama saat dilalui pada malam hari atau ketika kondisi jalan sedang basah karena hujan. Situasi ini jelas sudah bukan lagi sekadar masalah ketidaknyamanan, melainkan telah menyangkut keselamatan nyawa manusia.

Aktivitas Tetap Berjalan, Risiko Makin Besar

Karena tidak adanya jalur alternatif yang memadai, warga terpaksa tetap menggunakan jembatan ini untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga mengangkut hasil kebun. Kondisi ini secara tidak langsung memaksa masyarakat untuk terus berada dalam situasi berbahaya setiap harinya.

Masyarakat Desak Pemerintah Bertindak Cepat

Melihat kondisi yang ada, masyarakat mulai mempertanyakan keseriusan pihak terkait. Kerusakan yang sudah sangat jelas terlihat ini seharusnya menjadi prioritas penanganan, bukan dibiarkan berlarut-larut.

Hingga saat ini, dinilai belum ada langkah sigap yang dilakukan, seperti pemasangan rambu peringatan yang jelas, penutupan sementara pada titik paling berbahaya, maupun perbaikan darurat. Hal ini menunjukkan bahwa respons terhadap kondisi darurat ini masih jauh dari harapan.

Sesuai aturan yang berlaku, pemerintah sebagai penyelenggara jalan memiliki kewajiban mutlak untuk memastikan infrastruktur aman dilalui. Mengabaikan kerusakan fatal seperti ini bukan hanya berisiko secara sosial, tetapi juga dapat berimplikasi hukum apabila sampai terjadi korban jiwa.

Ancaman Ambruk Total Mengintai

Jembatan Mengkurai saat ini sudah masuk kategori darurat. Jika tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin kerusakan akan semakin parah hingga menyebabkan jembatan ambruk total. Dampaknya akan sangat luas, mulai dari terputusnya akses masyarakat, lumpuhnya aktivitas ekonomi, hingga isolasi wilayah.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan dengan langkah nyata dan cepat. Penanganan darurat perlu dilakukan segera untuk meminimalisir risiko, sembari menunggu perbaikan permanen dilakukan.

“Jangan sampai perbaikan baru dilakukan setelah ada korban berjatuhan,” tegas warga.

#SintangDarurat
#JembatanMengkurai
#InfrastrukturRusak
#KeselamatanWarga
#ButuhAksiNyata

Reporter: Dedi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *