*NAFA URBACH & BBPOM SEMARANG GELAR KIE PANGAN AMAN DI DESA MARON KECAMATAN LOANO* PURWOREJO

Berita93 Dilihat

*
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Semarang bersama Anggota DPR RI Komisi IX *Nafa Indria Urbach* menggelar Kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertema _“Cerdas Memilih Pangan yang Aman”_ di Balai Desa Maron, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut merupakan titik kedua roadshow KIE BBPOM Semarang di Purworejo dalam satu hari. Bertindak sebagai narasumber utama yaitu *Nafa Indria Urbach* dan *Kepala BBPOM Semarang, Dra. Rustyawati, Apt, http://M.Kes.(Epid)*.

banner 336x280

*Kepala Desa Maron, menyambut baik kegiatan ini ,
_”Atas nama Pemerintah Desa Maron, kami mengucapkan terima kasih kepada BBPOM Semarang dan Ibu Nafa Urbach yang berkenan hadir langsung. Edukasi ini sangat penting bagi warga kami agar tidak menjadi korban produk pangan berbahaya. Semoga ilmu yang didapat hari ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,”ungkapnya.

Dalam paparannya, *Anggota DPR RI Komisi IX, Nafa Indria Urbach*, mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas.
_”Tugas kami di Komisi IX adalah memastikan masyarakat sehat. Caranya dimulai dari meja makan. Mari biasakan Cek KLIK sebelum membeli: pastikan Kemasan baik, baca Label, cek Izin Edar BPOM, dan lihat tanggal Kedaluwarsa. Sekarang lebih mudah lagi dengan Aplikasi BPOM Mobile. Tinggal scan, langsung tahu aman atau tidak,”ajak Nafa.

*Kepala BBPOM Semarang, Dra. Rustyawati, Apt, http://M.Kes.(Epid)* menegaskan BBPOM tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga edukasi masif.
_”Kami jemput bola ke desa-desa karena peredaran pangan ilegal, mengandung formalin, boraks, atau pewarna tekstil masih kami temukan. Melalui KIE dan Aplikasi BPOM Mobile, kami berdayakan masyarakat agar bisa melindungi diri sendiri dan keluarganya. Jika menemukan produk mencurigakan, segera lapor ke BBPOM,” tegasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan undangan resmi BBPOM Semarang Nomor OT.03.02.9A.04.26.31. Peserta terdiri dari tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, Karang Taruna, pelaku UMKM, dan warga Desa Maron. Acara diisi dengan pemaparan materi, dialog interaktif, serta praktik langsung penggunaan Aplikasi BPOM Mobile untuk cek produk.yang turut hadir mengapresiasi kolaborasi ini.
“Ini bentuk sinergi yang ideal antara legislatif, eksekutif, dan pemerintah desa. Dalam sehari BBPOM sasar dua desa di Purworejo. Artinya negara benar-benar hadir. IWOI siap mengawal dan menyebarluaskan literasi pangan aman ini ke masyarakat luas melalui pemberitaan,”katanya.

Kegiatan ditutup dengan pembagian leaflet, souvenir, dan foto bersama seluruh peserta dan narasumber. ( Mr. Bien )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *