Kabupaten Bandung, – KOMPAS1.id || Upaya memperkuat layanan kesejahteraan sosial terus digencarkan melalui Rapat Koordinasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (Rakor LKS) yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Program Sentra Abiyoso.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antar lembaga guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Sebanyak 149 LKS ambil bagian dalam kegiatan yang digelar di Gedung SLRT, Jalan Al Fathu, Soreang, Kamis (24/4/2026), hasil kolaborasi Sentra Abiyoso dengan Dinas Sosial Kabupaten Bandung.
Rakor ini difokuskan pada penguatan kelembagaan LKS dalam menangani kelompok rentan, khususnya anak terlantar dan lansia, agar layanan yang diberikan semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.
Program Sentra Abiyoso, sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Sosial, mengusung pendekatan rehabilitasi sosial berbasis multilayanan.
Program ini mencakup asistensi (ATENSI), asimilasi, hingga reintegrasi sosial bagi penyandang disabilitas, anak terlantar, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
Dalam pelaksanaannya, sosialisasi program juga diiringi dengan penyaluran bantuan ATENSI serta asesmen komprehensif untuk memastikan validasi data dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Langkah ini penting untuk menjamin intervensi yang akurat dan tepat sasaran.
Tak hanya itu, Sentra Abiyoso juga menghadirkan inovasi melalui Sentra Kreasi ATENSI (SKA), seperti Kafe Literasi, yang menjadi ruang pemberdayaan ekonomi bagi PPKS.
Inisiatif ini tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga mendorong kemandirian dan menciptakan ruang inklusif bagi masyarakat.
Kolaborasi antara Sentra Abiyoso Cimahi dan Dinas Sosial Kabupaten Bandung juga diperkuat melalui asesmen langsung terhadap calon penerima manfaat ATENSI.
Selain itu, rakor ini turut menyoroti pentingnya integrasi data dan pembiayaan alternatif, termasuk potensi kolaborasi dengan berbagai pihak seperti BPJS melalui skema CSR.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Hj. Ningning Hendarsah, menyampaikan apresiasi terhadap peran Sentra Abiyoso dalam mendukung layanan sosial di daerah.
Ia menilai program ATENSI telah memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas, anak terlantar, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
Sementara itu, Kepala Sentra Abiyoso, Sri Harijati, A.KS., MM., menegaskan pentingnya koordinasi terpadu antara LKS dan pemerintah daerah.
Ia menekankan bahwa Sentra Abiyoso berperan sebagai perpanjangan tangan Kementerian Sosial dalam memastikan alur layanan rehabilitasi sosial berjalan efektif, terarah, dan tepat sasaran.
Melalui rakor dan sosialisasi ini, diharapkan terbangun jaringan kerja yang semakin solid antar LKS dan pemerintah daerah.
Sinergi ini menjadi kunci dalam menghadirkan layanan kesejahteraan sosial yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.(Dhani)
















