Jam Pelajaran Ditinggal, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut Kompas1.id
Aktivitas sejumlah pelajar yang kedapatan bolos sekolah dan berkeliaran di sekitar Pasar Banyuresmi akhirnya ditertibkan oleh jajaran Polsek Banyuresmi dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), Selasa (21/4/2026).

Penertiban ini dilakukan atas maraknya pelajar tingkat SMA dan SMP yang meninggalkan jam pelajaran dan justru nongkrong di area pasar. Selain berpotensi memicu keributan, perilaku tersebut juga dinilai mengganggu ketertiban umum.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Banyuresmi, Kompol Usep Heryaman, melibatkan unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta aparat Trantib Kecamatan Banyuresmi. Petugas menyisir sejumlah titik rawan, khususnya di belakang pasar dan area sekitar Pasar Banyuresmi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah pelajar dari SMAN dan SMPN yang ada di Banyuresmi yang tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar. Mereka kemudian didata dan diberikan pembinaan di tempat. Selain itu, petugas juga mengamankan dua unit kendaraan roda dua sebagai barang bukti dan memberikan tanda terima kepada pelanggar.

Baca Juga:  *Visitasi Akreditasi PKBM Cipta Aksara Garut Berjalan' Lancar dan Penuh Antusias*

Kapolsek Banyuresmi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kenakalan remaja serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Ia juga menegaskan pentingnya peran sekolah dan orang tua dalam mengawasi aktivitas pelajar, terutama saat jam belajar berlangsung.

“Penertiban ini bukan semata-mata penindakan, tetapi juga sebagai bentuk edukasi agar para pelajar kembali disiplin dan tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya.

Polsek Banyuresmi memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala guna menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Pewarta wa Ratno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendidikan Terabaikan,Kades Ngingasrembyong Soroti Prioritas Pemkab Mojokerto: Dana Pemindahan Ibu Kota Dinilai Lebih Penting dari Sekolah Baru (Part 3)
Pemindahan Ibukota Kabupaten Mojokerto Diduga Salah Sasaran, Kebutuhan Dasar Pendidikan Warga Belum Terpenuhi (Part 3)
Menempa Angin, Mengukir Peradaban: Biografi dan Perjalanan Karier Nyoman Nuarta
Proses SPMB Cenderung Langgar Undang-Undang Pendidikan, Forwatu Banten Serukan Tutup SPMB
Tak Hanya Jurusan Unggulan, SMK Negeri 1 Sungai Penuh Gratiskan 3 Stel Seragam untuk Siswa Baru
‎Disdik Aceh Singkil Minta Sekolah Terapkan SPMB 2026 Secara Zonasi
Masalah Pendidikan di Ngingasrembyong Belum Tuntas, Janji Kusdianto Siapkan Langkah Lanjutan (Part 2)
SPMB Jabar Tahap 2 Dibuka, Kesempatan Masuk Sekolah Negeri Masih Terbuka
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:46 WIB

Pendidikan Terabaikan,Kades Ngingasrembyong Soroti Prioritas Pemkab Mojokerto: Dana Pemindahan Ibu Kota Dinilai Lebih Penting dari Sekolah Baru (Part 3)

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:34 WIB

Pemindahan Ibukota Kabupaten Mojokerto Diduga Salah Sasaran, Kebutuhan Dasar Pendidikan Warga Belum Terpenuhi (Part 3)

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:30 WIB

Menempa Angin, Mengukir Peradaban: Biografi dan Perjalanan Karier Nyoman Nuarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:30 WIB

Proses SPMB Cenderung Langgar Undang-Undang Pendidikan, Forwatu Banten Serukan Tutup SPMB

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:40 WIB

Tak Hanya Jurusan Unggulan, SMK Negeri 1 Sungai Penuh Gratiskan 3 Stel Seragam untuk Siswa Baru

Berita Terbaru

Uncategorized

Momentum Baru: Pelantikan AMMDI Buka Era Kolaborasi dan Inovasi

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:47 WIB