Pagi yang Tidak Terburu-buru

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Pagi itu tidak tergesa. Waktu seperti melunak, memberi ruang untuk bernapas. Di sudut ruangan yang hangat, cahaya lampu jatuh lembut, membungkus suasana dalam ketenangan yang jujur. Aroma kopi naik perlahan, sederhana tapi cukup untuk membuat dunia berhenti sejenak.

Seorang perempuan duduk bersila. Tenang. Tidak sedang mengejar apa pun. Tangannya memeluk cangkir kecil, hangatnya merambat hingga ke dalam dirinya. Tatapannya mengarah ke samping bukan kosong, tapi penuh oleh hal-hal kecil yang sering luput dihargai.

Di belakangnya, tulisan “Guten Morgen” bukan sekadar hiasan. Ia seperti pengingat halus: hari baru tidak datang untuk diburu, tapi untuk dijalani. Ada kesempatan di sana untuk memulai ulang, untuk memperbaiki tanpa menyalahkan, untuk menerima tanpa menuntut lebih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyeruput kopi perlahan. Tanpa tergesa. Tanpa tekanan. Hanya ada dirinya, pikirannya, dan keheningan yang tidak menakutkan. Di momen seperti itu, kebahagiaan tidak perlu dicari jauh-jauh. Ia hadir, diam-diam, di hal yang sederhana.

Baca Juga:  40 Dapur MBG di Bandung Barat Berhenti Beroperasi, Ribuan Siswa Terdampak

Di luar, dunia terus berlari kendaraan, jadwal, ambisi. Tapi di sini, ia memilih diam. Bukan menyerah, melainkan memberi jeda. Karena tidak semua harus dikejar; beberapa hal cukup dirasakan.

Senyum tipis di wajahnya lahir dari kesadaran sederhana: tidak semua harus dikendalikan. Ada hal-hal yang cukup dipercaya untuk berjalan sendiri. Dan di situlah, ketenangan menemukan tempatnya.

Pagi itu berlalu tanpa banyak cerita, tapi meninggalkan sesuatu yang utuh. Secangkir kopi. Ruang yang hangat. Dan hati yang lebih lapang. Karena pada akhirnya, hidup bukan tentang seberapa cepat kita sampai melainkan seberapa dalam kita hadir di setiap langkah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Curi Uang Rp17 Juta, Seorang Pemuda Ditangkap Polsek Banjit di Bandar Lampung
Polres Way Kanan Ringkus Pelaku Curat HP Menggunakan Bambu di Baradatu
ANTISIPASI KEJAHATAN, POLSEK MARGAASIH CEK GUDANG DI DESA NANJUNG
KAWAL TRADISI REBO WAKASAN, POLSEK MARGAASIH AMANKAN KEGIATAN DI PONPES DARUSUR
JELANG HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI, ATR/BPN KABUPATEN BANDUNG SEMARAKKAN KANTOR DENGAN NUANSA MERAH PUTIH
Polisi Berhasil Amankan Belasan Botol Miras Di Wanaraja
AKTIVITAS WARGA SETIAP PAGI MENGGUNAKAN TRANS METRO PASUNDAN, JADI PILIHAN TRANSPORTASI HARIAN
*Tindak keras pelaku Begal polres subang komitmen berantas begal bersama masyarakat dan segenap elemen masyrakat*
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:26 WIB

Diduga Curi Uang Rp17 Juta, Seorang Pemuda Ditangkap Polsek Banjit di Bandar Lampung

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:20 WIB

Polres Way Kanan Ringkus Pelaku Curat HP Menggunakan Bambu di Baradatu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:01 WIB

ANTISIPASI KEJAHATAN, POLSEK MARGAASIH CEK GUDANG DI DESA NANJUNG

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:14 WIB

JELANG HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI, ATR/BPN KABUPATEN BANDUNG SEMARAKKAN KANTOR DENGAN NUANSA MERAH PUTIH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Polisi Berhasil Amankan Belasan Botol Miras Di Wanaraja

Berita Terbaru