Listrik Amburadul di Banjit, Warga Tiga Kampung Murka: PLN Dinilai Lamban dan Tak Peduli

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 04:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan – KOMPAS1.id || Amarah warga di tiga kampung di Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan—Sumbersari, Sumberbaru, dan Bandar Agung—kian memuncak akibat buruknya kualitas layanan listrik.

Pemadaman berulang, tegangan tak stabil (turun daya), hingga lambannya respons petugas PLN Baradatu dinilai sudah melampaui batas kesabaran masyarakat.

Gangguan ini bukan insiden sesaat. Warga menyebut masalah tersebut telah terjadi berulang kali dalam waktu lama tanpa solusi nyata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini membuat masyarakat merasa diabaikan, padahal listrik merupakan kebutuhan vital yang menopang aktivitas sehari-hari.

Sugito, warga Kampung Sumbersari, mengaku mengalami kerugian akibat listrik yang tak menentu. Ia menyebut sejak pagi hari listrik di wilayahnya kerap turun daya dan mati-hidup.

“Sejak kemarin pukul 08.00 WIB listrik turun daya, hidup-mati terus. Banyak lampu di rumah saya putus. Ini bukan pertama kali,” ujarnya kesal, Selasa (14/04/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut sangat merugikan, terutama bagi warga yang bergantung pada listrik untuk usaha maupun kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga:  Truk Bermuatan Material Terguling di Jalan Ahmad Yani Cempekak, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Keluhan serupa disampaikan Erna Wati, warga Kampung Bandar Agung. Ia menilai penanganan dari pihak PLN sangat lamban dan tidak transparan.

“Sudah kami laporkan, bahkan di aplikasi tertulis sedang dalam perbaikan. Tapi faktanya, seharian tidak ada perubahan. Kami jadi bertanya-tanya, ini benar diperbaiki atau tidak,” tegasnya.

Ia menambahkan, gangguan listrik tidak hanya berdampak pada penerangan, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi warga, khususnya pelaku usaha kecil.

Warga menilai PLN Baradatu seharusnya lebih sigap dan terbuka dalam menangani laporan.

Minimnya informasi dan lambannya tindakan justru memperparah kekecewaan serta menggerus kepercayaan publik.

Selain mendesak perbaikan cepat, warga juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur jaringan listrik di wilayah Banjit yang diduga menjadi penyebab utama gangguan.

Mereka berharap PLN tidak sekadar melakukan penanganan sementara, melainkan menghadirkan solusi jangka panjang agar masalah serupa tidak terus berulang.

 

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LMND Desak Pemkab Aceh Singkil Segera Tunjuk Pejabat Definitif
Dedi Mulyadi Sebut Ada Perlindungan di Balik Peredaran OKT di Cimahi, Minta Langkah Tegas Tanpa Gentar
Ketua dan Pengurus PWI Ogan Ilir Masa Bakti 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme Wartawan
JELANG AKSI SOLIDARITAS, POLSEK MARGAASIH RANGKUL DRIVER OJOL DAN TOKOH MASYARAKAT
DAMPAK KEMARAU, POLSEK MARGAASIH MONITORING TEROWONGAN CURUG JOMPONG NANJUNG
Polres Garut Ungkap Kasus Pengeroyokan di Tarogong Kaler, 22 Terduga Pelaku Berhasil Diamankan
Tak Lagi Bisa Suka-Suka, Penutupan Jalur Dua Gunung Meriah untuk Pesta Kini Dibatasi Ketat
‎Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk Harumkan Nama Aceh Singkil di Tingkat Nasional ‎
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:25 WIB

LMND Desak Pemkab Aceh Singkil Segera Tunjuk Pejabat Definitif

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Dedi Mulyadi Sebut Ada Perlindungan di Balik Peredaran OKT di Cimahi, Minta Langkah Tegas Tanpa Gentar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Ketua dan Pengurus PWI Ogan Ilir Masa Bakti 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme Wartawan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:16 WIB

JELANG AKSI SOLIDARITAS, POLSEK MARGAASIH RANGKUL DRIVER OJOL DAN TOKOH MASYARAKAT

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:02 WIB

DAMPAK KEMARAU, POLSEK MARGAASIH MONITORING TEROWONGAN CURUG JOMPONG NANJUNG

Berita Terbaru