Menanggapi Konflik Antar Desa Sibenpopo -Banemo, Halteng. GMKI Tobelo Desak Polda Maluku Utara Segera Tangkap Aktor Intelektual.

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id Tobelo,
4 April 2026 — Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tobelo menyatakan sikap tegas terhadap kinerja aparat keamanan, khususnya Polda dan Polres Halmahera Tengah. Polda dinilai lambat dalam menangani konflik yang terjadi di dua desa tersebut.

GMKI menilai, Keterlambatan dalam penanganan konflik tersebut telah berdampak serius, mulai dari meningkatnya eskalasi kekerasan hingga terjadinya pembakaran rumah warga dan bahkan mengakibatkan korban jiwa. Situasi ini menunjukkan adanya kegagalan dalam langkah preventif dan respons cepat dari aparat penegak hukum (Kepolisian Maluku Utara).

Ketua GMKI Tobelo “Fredrikson Salawangi” Saat diwawancarai oleh tim media Gertak.Id. Sebagai bentuk keterpanggilan moral dan tanggung jawab sosial, GMKI Cabang Tobelo mendesak Kapolda dan Polres Halmahera Tengah untuk segera melakukan investigasi secarah serius terhadap oknum atau siapaun yang diduga menjadi otak dibalik Konflik ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua GMKI Cabang Tobelo “Fredrik” dengan tegas menyampaikan sikap kritisnya kepada pihak penegak hukum agar menindaklanjuti rekomendasi BPC Sebagai bentuk merespon situasi yang terjadi di desa Sibenpopo-Banemo.

Kami mendesak agar Polda Maluku Utara dapat menimbang poin-poin berikut ini:

Baca Juga:  HGN 2026 di Lampung Bakal Digelar di Mal, BGTK Siapkan Konsep Nasional yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

1. Mengusut tuntas akar persoalan konflik antara kedua desa.
2. Menangkap dan mengadili aktor intelektual yang diduga menjadi dalang di balik konflik tersebut.
3. Menjamin keamanan masyarakat secara menyeluruh agar konflik tidak kembali berulang.

“Fredik” juga menegaskan bahwa penyelesaian konflik tidak boleh berhenti pada pendekatan material semata.

“Penggantian rumah warga yang terbakar bukanlah solusi utama. Negara harus hadir untuk menegakkan keadilan dengan mengungkap dan menangkap aktor intelektual di balik konflik ini. Tanpa itu, potensi konflik akan terus berulang,” tegas Fredik

GMKI Tobelo juga menegaskan bahwa upaya menggantikan rumah warga yang terbakar bukanlah solusi utama dari persoalan ini. Penyelesaian yang bersifat material semata tidak akan menyentuh akar konflik yang sesungguhnya. Yang lebih penting adalah mengungkap dan menindak tegas pihak-pihak yang menjadi aktor utama di balik terjadinya konflik tersebut.

GMKI Cabang Tobelo berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan, demi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di tengah masyarakat Halmahera Tengah.

(Tim/Dj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru