HEBOH NASIONAL.! Usut Dugaan Korupsi Pejabat Minahasa, Aipda Vicky Dimutasi—”Pilih Mundur Secara Terhormat dari Polri

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id Sulawesi Utara,
93 April 2026 — Kisah mengejutkan datang dari internal Kepolisian Republik Indonesia. Aipda Vicky Katiandagho, anggota Polri yang dikenal berani dalam mengusut kasus-kasus besar, memilih mengundurkan diri secara terhormat setelah dimutasi di tengah penanganan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Minahasa.

Sebelumnya, Aipda Vicky menjabat sebagai Kanit Pidsus Satreskrim Polres Minahasa, dengan tugas utama menangani tindak pidana korupsi. Ia mengungkapkan bahwa saat mutasi terjadi, dirinya tengah menangani kasus besar yang menjadi perhatian publik dan diduga melibatkan sejumlah pihak penting di daerah tersebut.

Menurut penuturannya, proses penyidikan saat itu telah berjalan cukup jauh. Tim penyidik telah memeriksa banyak saksi serta mengumpulkan berbagai dokumen penting yang berpotensi menjadi alat bukti. Bahkan, koordinasi dengan BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara telah dilakukan untuk menghitung potensi kerugian negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di tengah proses yang sedang berkembang, mutasi mendadak ke Polres Kepulauan Talaud terjadi tanpa penjelasan yang jelas. Situasi tersebut kemudian memicu tanda tanya besar terkait konsistensi penanganan kasus.

Baca Juga:  Polres Garut Amankan Satu Tersangka Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Cibalong

Aipda Vicky juga sempat mengajukan permohonan kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar mutasi tersebut dapat ditinjau kembali serta memberikan kesempatan baginya untuk melanjutkan proses penyidikan yang sedang berjalan. Namun, pada akhirnya ia memilih mengakhiri pengabdiannya di institusi Polri.

Keputusan tersebut memicu beragam reaksi publik. Banyak pihak menilai langkah yang diambil sebagai bentuk sikap tegas menjaga integritas, sementara di sisi lain muncul desakan agar kasus dugaan korupsi yang ditangani dapat dibuka kembali secara transparan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak terkait mengenai kelanjutan perkara tersebut. Publik pun menaruh harapan besar agar penegakan hukum tetap berjalan objektif, profesional, dan tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu.

(Noval).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru